Kamis, 09 April 2026 13:15 UTC
Petugas melakukan evakuasi pohon tumbang. Foto: BPBD Mojokerto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi di Kecamatan Gedeg dan Kemlagi.
Berdasarkan pemantauan BMKG Juanda, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diiringi angin kencang memicu insiden pohon tumbang di sejumlah titik. Lokasi terdampak meliputi Jalan Raya Ngareskidul, Desa Ngareskidul, Dusun Tugurejo Desa Mojojajar, serta Desa Gembongan.
Di Jalan Raya Ngareskidul, pohon mangga berdiameter sekitar 50 sentimeter dilaporkan roboh dan sempat mengganggu akses jalan. Petugas gabungan segera melakukan evakuasi, dan sekitar pukul 17.00 WIB jalur tersebut berhasil dibuka kembali.
Insiden serupa terjadi di Dusun Tugurejo RT 05 RW 03 Desa Mojojajar. Sebuah pohon jaranan dengan diameter kurang lebih 60 sentimeter tumbang dan menimpa rumah milik warga bernama Hence. Akibat kejadian tersebut, bagian atap dapur rumah mengalami kerusakan ringan.
Namun, proses penanganan di lokasi tersebut belum dapat diselesaikan pada hari yang sama. Petugas menunda evakuasi karena hujan masih berlangsung dan kondisi penerangan terbatas. Penanganan lanjutan dijadwalkan dilakukan keesokan hari.
Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg. Angin kencang menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap SD Negeri Gembongan.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), perangkat desa, relawan, serta warga setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan asesmen cepat.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari warga.
"Kami langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat, termasuk evakuasi pohon tumbang di titik yang memungkinkan," ungkapnya.
Selain melakukan penanganan, BPBD juga menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak.
"Kami memberikan bantuan berupa terpal untuk menutup bagian rumah yang terdampak, sambil menunggu perbaikan lebih lanjut," tandasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
