Logo

Proyek KDMP Tawangsari Mojokerto Merenggut Korban, Kodim Bersikap

Satu pekerja meninggal dan satu lainnya terluka
Reporter:,Editor:

Rabu, 08 April 2026 12:30 UTC

Proyek KDMP Tawangsari Mojokerto Merenggut Korban, Kodim Bersikap

Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu, 8 April 2026. Foto: Jatimnet.com

JATIMNET.COM, Mojokerto – Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto merenggut dua korban, Rabu pagi, 8 April 2026.

Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.  Ia adalah bernama Nasrudin Thoha 55 tahun, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Akibat lainnya, Fatchur, pekerja lain di proyek tersebut mengalami luka sobek di bagian kaki dan kepala.

Sebelum kejadian, kedua korban bersama sejumlah pekerja diketahui tengah memasang lisplang talang galvalum pada ketinggian sekitar lima meter. Untuk menjangkau ketinggian tersebut, mereka menggunakan tangga scaffolding.

Saat kejadian sekitar pukul 09.00 WIB, tangga itu diduga menyentuh kabel listrik tegangan tinggi di sekitar lokasi kejadian. Keduanya, tersetrum dan terjatuh dari ketinggian.

Nasrudin diketahui langsung meregang nyawa, sedangkan Fatchur terluka saat berupaya memberikan pertolongan terhadap rekan kerjanya.

BACA: TNI dan Warga Gedangkulut Bersinergi Mempercepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

Warga yang mengetahui kecelakaan kerja itu langsung berteriak dan meminta agar aliran listrik dimatikan. “Sekitar jam 09.00, saya datang dan kondisinya sudah ramai. Listrik sempat padam, saya kira ada pemadaman,” ujarnya.

Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo membenarkan kecelakaan kerja tersebut. Ia menyebut insiden tersebut merupakan musibah kerja yang tidak diharapkan.

“Satu orang pekerja meninggal dunia dan satu lainnya masih menjalani perawatan medis,” katanya.

Sebenarnya, ia menambahkan, seluruh pekerja telah mendapatkan pengarahan terkait standar operasional prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebelum memulai aktivitas.

Pihak Kodim 0815 Mojokerto juga memastikan akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia serta menanggung biaya perawatan korban luka.

Jenazah korban telah dimakamkan pada Rabu sore, sementara korban luka masih dirawat di rumah sakit.