Rabu, 08 April 2026 09:45 UTC

Petugas Pemadam kebakaran Surabaya mengavakuasi korban ledakan LPG, Rabu, 8 April 2026. Foto: Command Center
JATIMNET.COM, Surabaya – Peristiwa ledakan kompor LPG yang melukai dua warga di Jalan Babadan I, Kelurahan Bubutan, Surabaya, Rabu dini hari, 8 April 2026 juga mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan rumah korban.
Selain menyebabkan satu lansia mengalami luka bakar hingga 80 persen, ledakan tersebut turut merusak struktur atap rumah. Sejumlah genteng dilaporkan ambrol akibat tekanan ledakan yang cukup kuat.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya yang tiba di lokasi mendapati masih terdapat bara api di bagian genteng. Tim rescue kemudian melakukan pembasahan untuk mencegah potensi kebakaran susulan.
BACA: Kompor Gas Meledak di Surabaya, Lansia Terbakar 80 Persen
“Tim rescue melakukan pembasahan karena masih ada bara di bagian genteng. Ledakan juga menyebabkan sebagian atap dan genteng ambrol,” kata Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya, M. Rokhim.
Rumah dengan luas sekitar 6 x 15 meter tersebut hanya mengalami area terbakar sekitar 1 x 1 meter. Meski demikian, dampak ledakan cukup signifikan hingga merusak bagian atap bangunan.
Dalam proses penanganan, petugas juga menghadapi kendala akses menuju lokasi kejadian. Gang sempit membuat unit tempur tidak dapat menjangkau titik rumah korban secara langsung.
BACA: Ledakan di Scrap Yard PT GWS Sidoarjo, 1 Tewas dan 2 Pekerja Terluka
“Unit tempur tidak bisa masuk ke lokasi karena akses gang sempit, sehingga penanganan dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Meski terdapat kendala, petugas memastikan situasi telah aman dan tidak ada potensi kebakaran lanjutan setelah dilakukan pengecekan menyeluruh.
DPKP Surabaya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor gas rumah tangga. Warga diminta rutin memeriksa kondisi selang dan regulator guna mencegah kebocoran LPG yang berisiko memicu ledakan.
