Haedar Nashir Imbau Medsos Juga Ikut “Berpuasa”

Hari Istiawan

Reporter

Hari Istiawan

Sabtu, 4 Mei 2019 - 18:50

JATIMNET.COM, Magelang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar menjadikan media sosial (medsos) ikut berpuasa dari hal-hal yang buruk pada bulan Ramadan.

Mengutip Antara, Haedar mengimbau agar tidak menjadikan medsos sebagai tempat untuk saling menumpahkan amarah, kebencian, dan perseteruan.

"Jangan jadikan medsos untuk menyampaikan berbagai ujaran yang membuat retak sebagai bangsa, tidak produktif," kata Haedar usai meresmikan Masjid Manarul Ilmi di Universitas Muhammadiyah Magelang, Sabtu 4 Mei 2019.

BACA JUGA: Kominfo Identifikasi 486 Hoaks Selama April 2019

Menurutnya, medsos harus ikut berpuasa supaya tidak menjadi arena hal-hal yang buruk dan ketika ketika ada yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa termasuk retak sebagai umat dan bangsa, harus diingatkan.

Haedar berharap, momen puasa Ramadan bisa membuat medsos menjadi media yang edukatif, tukar informasi yang bermanfaa, berukhuwah sekaligus membangun generasi yang semakin bertakwa. “Medsos bisa untuk seperti itu," kata Haedar.

BACA JUGA: Perangi Hoaks dan Ujaran Kebencian, Kominfo Luncurkan Layanan Chatbot

Sebelumnya, Jatimnet.com menulis bahwa, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentifikasi jumlah hoaks yang dikais, diidentifikasi, diverifikasi dan divalidasi mencapai 1.731 hoaks pada periode Agustus 2018 sampai dengan April 2019.

Dari total 1.731 hoaks sejak Agustus 2018 hingga April 2019 yang diidentifikasi, diverivikasi dan divalidasi oleh Tim AIS Kominfo, hoaks kategori politik mendominasi di angka 620 item hoaks.

Disusul 210 hoaks kategori pemerintahan, 200 hoaks kategori kesehatan, 159 hoaks terkait fitnah, 113 hoaks terkait kejahatan dan sisanya hoaks terkait isu agama, bencana alam, mitos, internasional  dan isu lainnya.

Baca Juga

loading...