Selasa, 16 June 2026 06:30 UTC

Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan banyak dilewati pendaki saat menjelang 1 Suro. Foto: Nugroho
JATIMNET.COM, Magetan – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro dalam penanggalan Jawa dimanfaatkan sejumlah warga untuk melakukan pendakian ke Gunung Lawu.
Aktivitas pendakian melalui jalur Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, mengalami peningkatan sejak akhir pekan hingga awal pekan ini.
Berdasarkan data Perum Perhutani, jumlah pendaki yang masuk melalui jalur Cemoro Sewu selama periode 12–16 Juni 2026 mencapai 1.537 orang.
Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan DS, Mulyadi menyebut peningkatan mulai terlihat sejak Sabtu, 13 Juni 2026. Saat itu tercatat sebanyak 395 pendaki memasuki jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu.
Jumlah tersebut relatif sama pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan total 394 pendaki. Sementara puncak kunjungan terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, dengan 418 pendaki tercatat melakukan pendakian.
"Momentum libur 1 Muharam memang selalu menjadi salah satu periode dengan peningkatan aktivitas pendakian di Gunung Lawu. Banyak pendaki yang memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata alam maupun menjalankan tradisi spiritual di kawasan puncak Lawu," kata Mulyadi.
Sementara pada Jumat, 12 Juni 2026, jumlah pendaki masih lebih rendah, yakni 95 orang. Hingga Selasa, 16 Juni 2026, tercatat masih ada 235 pendaki yang masuk jalur Cemoro Sewu. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.
Lonjakan pendaki saat momentum 1 Muharam atau 1 Suro bukan hal baru bagi Gunung Lawu. Kawasan puncak Lawu selama ini menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat untuk melakukan aktivitas pendakian sekaligus menjalankan tradisi spiritual menjelang pergantian tahun Jawa.
Untuk menjaga keamanan selama periode tersebut, Perhutani bersama petugas gabungan melakukan pemantauan aktivitas pendakian.
Pendaki juga diimbau mematuhi aturan, menjaga kebersihan kawasan hutan, serta mewaspadai perubahan cuaca di jalur pendakian.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan pihaknya turut menyiagakan personel di kawasan Cemoro Sewu selama momentum 1 Suro.
"Jadi berdasarkan permintaan dari Perhutani, mulai tanggal 14 Juni 2026 sampai 18 Juni 2026 kami melakukan penjagaan dan monitor di Cemoro Sewu. Dua orang setiap hari selama momen 1 Suro ini," terang Eka.
