Gerindra Siapkan Gugatan Hasil Rekap Dua Dapil DPRD Jatim

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Kamis, 16 Mei 2019 - 10:47

JATIMNET.COM, Surabaya - Hasil penghitungan tingkat provinsi untuk DPRD Jawa Timur menyisakan sengketa. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra bakal mengajukan gugatan ke Makamah Konstitusi (MK) untuk dua daerah pemilihan (Dapil) DPRD Jawa Timur.

Hasil penghitungan dua Dapil yang akan digugat adalah Dapil lima Lumajang dan Jember, serta Dapil delapan Kediri. "Gugatan ke MK kan pendaftarannya paling lambat 25 Mei, tapi Insha Allah, sebelum 25 Mei sudah kami siapkan," ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad, Rabu 15 Mei 2019.

Sadad menilai, ada suara siluman yang mengalir ke partai lain, sehingga membuat suara kursi partainya kalah. Di Dapil enam Kediri misalkan, di Kecamatan Pare ditemukan suara tidak sah dialihkan ke partai tertentu.

BACA JUGA: Ini Hasil Lengkap Rekapitulasi Suara Capres-Cawapres di Jawa Timur

Sedangkan di dapil lima Jember dan Lumajang, Sadad mengungkapkan, seharusnya partainya mendapatkan tiga kursi. Namun hanya dua kursi. Padahal perolehan di dapil itu suara Partai Gerindra cukup besar. "Ini kami sedang menyiapkan lawyer dan data semuanya kami rapikan," ungkapnya.

Politisi yang juga maju caleg dari Dapil tiga Pasuruan dan Probolinggo itu yakin bakal menang di MK. Dengan begitu dua kursi yang hilang dapat kembali ke Partai Gerindra. Jika itu terwujud, maka partainya total akan memperoleh jumlah kursi 17 di DPRD Jawa Timur periode 2019-2024.

Sementara dikonfirmasi soal suara Caleg DPR RI Dapil Madura Nizar Zahro yang sempat ramai saat rekapitulasi KPU Jawa Timur, Sadad mengaku, sedang menyampaikan bukti otentik ke KPU RI terkait perpindahan suara.

"Kami juga punya bukti otentik bahwa ada perpindahan suara dari DA1 ke DB1 ini yg sedang kami perjuangkan," urainya.

Sama halnya dengan dua Dapil untuk DPRD Jawa Timur, suara Nizar Zahro yang hilang ini kemungkinan besar juga berakhir di MK. Jika nantinya KPU RI tidak mengesahkan suara Nizar.

BACA JUGA: Memanas, KPU Jatim Skors Rekapitulasi

"Sementara ini yang DPR RI masih Madura saja di Jawa Timur yang bermasalah," urainya.

Sebelumnya, pada rekapitulasi KPU Jawa Timur salah satu saksi dari Partai Gerindra yang mewakili calon legislatif Nizar Zahro mengungkapkan adanya suara sebanyak 58,303 yang hilang di formulir rekapitulasi tingkat kabupaten (DB1).

Ini diketahui setelah ada perbedaan antara form DA1 tingkat kecamatan dengan DB1. Bahkan rapat rekapitulasi di tingkat provinsi sempat diskors karena saksi Partai Gerindra bertahan bahwa suara partai hilang di Dapil Madura.

Baca Juga

loading...