Gerindra Kabupaten Probolinggo Enggan Komentari Saksi BPD Walk Out

Zulkiflie

Kamis, 2 Mei 2019 - 22:57

JATIMNET.COM, Probolinggo – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo, Jon Junaidi mengaku tidak tahu jika saksi dari Badan Pemenangan Daerah (BPD) capres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan walk out sebelum penghitungan rampung.

Menurutnya aksi walk out (keluar dari ruangan) di luar kewenangan DPC, lantaran saksi capres-cawapres langsung penunjukkan dari pusat.

“Itu (saksi pilpres) instruksi dari pusat. Sejauh ini kami tidak tahu kronologinya seperti apa. Namun saya mengetahui siapa saja yang ditunjuk menjadi saksi,” kata Jon saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis 2 Mei 2019.

BACA JUGA: BPD Probolinggo Pilih Walk Out dari Rekapitulasi Suara

Dia enggan membahas soal aksi walk out yang dilakukan BPD Kabupaten Probolinggo. Sekadar diketahui saksi dari BPD Kabupaten Probolinggo memilih tidak menandatangani dan keluar ruangan sebelum rekapitulasi rampung pada Kamis 2 Mei 2019, pukul 02.00 WIB.

Pada saat itu penghitungan dari KPU mencatat capres nomor urut 01 mengantongi 431.271 suara atau 61 persen, sedangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi memiliki 279.196 atau 39 persen suara.

Jon enggan berspekulasi berkaitan dengan aksi walk out saksi dari BPD. Secara garis besar dia menilai pemilu di Kabupaten Probolinggo berjalan dengan baik.

“Penyelenggaran pemilu di Kabupaten Probolinggo tahun ini berjalan aman dan lancar. Secara pribadi saya menyatakan, belum ada laporan kecurangan,” lanjutnya.

BACA JUGA: TKD Klaim Jokowi-Ma’ruf Unggul 63,1 Persen di Probolinggo

Senada dengan yang disampaikan Jon Junaedi, Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Probolinggo Suhud menyatakan jalannya pemilihan umum di wilayah tersebut dapat berjalan kondusif dan aman.

Ia berharap masyarakat kembali bergandengan tangan dan bersama-sama menciptakan suasana damai pasca perhelatan Pileg dan Pilpres tahun ini.

“Saya dari TKD mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang telah cerdas dalam menggunakan hak politiknya. Harapan saya, masyarakat kembali bersatu tanpa ada pertikaian,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga

loading...