TKD Klaim Jokowi-Ma’ruf Unggul 63,1 Persen di Probolinggo

Zulkiflie

Sabtu, 27 April 2019 - 17:53

JATIMNET.COM, Probolinggo –Tim Kampanye Daerah Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim perolehan suara calon petahan tersebut unggul 63,1 persen dari Prabowo-Sandiaga yang meraup suara sekitar 30 persen.

Ketua TKD Probolinggo Rifa’i meyakini angka tersebut bisa dipastikan tetap hingga hasil penghitungan suara di tingkat KPU pusat.

“Hasil sementara di beberapa kecamatan Kabupaten Probolinggo, Jokowi-Ma’ruf unggul dari Prabowo-Sandi. Alhamdulillah ini berkat doa para ulama. Dan saya yakin, hasil tersebut terus bertahan hingga hasil perhitungan pusat,” kata Rifa’i usai menghadiri acara silaturahmi pasca pemungutan suara Pemilu 2019 di Mapolres Probolinggo, Jumat 26 April 2019.

Sebelumnya, sempat muncul hasil perhitungan sementara perolehan suara di mana paslon Jokowi-Ma’ruf mendapat 17.162 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 18.848 suara.

BACA JUGA: Sibro, Anak Peloper Koran yang Raih Kursi di Parlemen 

Angka tersebut, terpantau dari hasil penghitungan KPU Jatim berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan KPU per tanggal 24 April 2019 di laman pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/, pukul 12.45 WIB.

“Jadi data KPU Jatim Rabu lalu, mungkin hanya berasal dari 1 atau 2 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo saja. Jadi kita tunggu saja, hasil secara keseluruhannya,” katanya.

Senada disampaikan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, melalui sambungan selulernya Lukman Hakim menyebut berdasarkan Situng terbaru, saat ini perolehan suara untuk Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Probolinggo unggul dibanding  Prabowo-Sandi.

Namun demikian, Lukman mengatakan, hasil perolehan suara bisa saja berubah mengingat data perolehan suara terus bergerak sampai saat ini.

BACA JUGA: BKSDA Probolinggo Pasang Perangkap Monyet Liar

“Situng untuk suara Pilpres saat ini, masih unggul Paslon nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf,” katanya via telepon, Sabtu 27 April 2019.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, silaturahmi pasca pemilu serentak 2019 merupakan langkah rekonsiliasi bagi sejumlah pihak baik partai politik, tim pemenangan pileg dan pilpres agar bersama-sama menciptakan suasana damai.

"Saya harap semua pihak, bisa legowo menerima hasil yang ada, dan bersama-sama mendukung terciptanya pemilu aman, tertib, dan kondusif hingga usai gelaran Pemilu 2019," kata perwira polisi dengan melati dua di pundaknya ini.

Baca Juga

loading...