Gelombang Tinggi, Arus Pelayaran Gresik-Bawean Terhambat

Agus Salim

Reporter

Agus Salim

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:00

JATIMNET.COM, Gresik - Cuaca buruk melumpuhkan lalu lintas pelayaran Gresik - Pulau Bawean Kabupaten Gresik akibat ketinggian gelombang mencapai tiga meter, Jumat 19 Juli 2019.

Hal ini berimbas kepada pasokan sembako dari Gresik menuju Bawean yang berjarak sejauh 80 mil dari Pelabuhan Gresik tersendat lantaran kapal tidak berani berlayar hingga tiga hari kedepan.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik melarang berlayar sejumlah kapal, sejak Jumat pagi ini hingga Minggu 21 Juli 2019, sesuai prakiraan dari BMKG.

Kusnadi, Kepala Seksi Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli, KSOP Gresik, mengimbau untuk tidak melakukan pelayaran sementara.

BACA JUGA: Bupati Gresik Menguji Pejabat Struktural Lewat Tes Wawancara

"Sesuai berita arahan yang kami terima dari BMKG, Jumat, Sabtu dan Minggu gelombang setinggi tiga meter. Tiga kapal kami anjurkan tidak berlayar karena membahayakan," tegasnya.

Kusnadi menambahkan, beberapa unit kapal penumpang yang mengalami penundaan pelayaran yakni KM Bahari Express, KM Natuna dan KM Blue Sea Jet, dan kapal pengangkut barang.

Gelombang setinggi tiga meter juga menyebabkan sejumlah calon penumpang dari Gresik-Bawean dan sebaliknya, terpaksa batal berlayar menunggu cuaca kembali normal.

Larangan berlayar bagi kapal bertonase bobot mati dibawa 1000 dead weight tonnage (DWT), sedangkan kapal niaga berbobot di atas seribu DWT dibolehkan berlayar dengan tetap waspada.

BACA JUGA: Palsukan isi Elpiji, Ditangkap Polisi

"Untuk dua kapal yang berbobot diatas seribu DWT seperti contoh kapal penumpang dan barang KM Gililiang bisa, namun tetap harus waspada," pungkasnya.

Sebelumnya, cuaca buruk menyebabkan terhentinya pasokan sembako dan barang dari Gresik menuju Pulau Bawean, sepanjang Juli akibat lalu lintas penyeberangan mengalami penundaan sebanyak empat kali.

Sebagai antisipasi, KSOP selalu mengawasi perubahan cuaca dan memberi anjuran serta pemberitahuan kepada Kapal-kapal dan pengguna jasa akan perkembangan cuaca.

Baca Juga

loading...