Forkopimda Kota Probolinggo Gelar Deklarasi Damai Pasca Pemilu

Zulkiflie

Rabu, 1 Mei 2019 - 19:58

JATIMNET.COM, Probolinggo – Forum komunikasi pimpinan daerah Kota Probolinggo bersama seluruh perwakilan partai politik (Parpol) melakukan deklarasi damai.

Langkah ini diambil guna menciptakan suasana kondusif di Kota Probolinggo pasca pelaksanaan pesta demokrasi serentak, pemilihan umum legislatif dan presiden 17 April 2019 lalu.

“Melalui kegiatan ini, seluruh pihak, utamanya Parpol bisa berangkulan kembali pasca gelaran Pemilu 2019. Ini juga sebagai wujud sukur kami atas terselenggaranya Pemilu 2019,” kata Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, Rabu 1 Mei 2019.

BACA JUGA: Daop 9 Bagikan Kacamata untuk Siswa SD Probolinggo

Dia berharap usai gelaran pemilihan umum, situasi aman, damai, dan kondusif bisa dinikmati seluruh warga Kota Probolinggo.

“Saya harap usai pemilu, kita semua sama-sama menjaga keamanan dan ketenangan di masyarakat. Kepada rekan-rekan caleg (Calon Legislatif) terpilih, agar amanah yang diberikan masyarakat dijalankan dan tentunya membawa kemajuan Kota Probolinggo,” lanjut Hadi.

Hadi juga berpesan agar semua pihak kembali rukun, sama-sama menghindari perpecahan, demi kebersamaan untuk pembangunan Kota Probolinggo usai pesta demokrasi.

BACA JUGA: Sibro, Anak Peloper Koran yang Raih Kursi di Parlemen

Hal senada juga disampaikan Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua elemen masyarakat, yang bisa bersama-sama menyukseskan pemilu serentak dengan damai.

Atas hal itu, anggapan peta Kota Probolinggo yang masuk zona merah, akhirnya bisa dihilangkan. Sebab sebelum pelaksanaan pemilu serentak, Kota Probolinggo rawan terjadi kerusuhan.

“Saya berterima kasih kepada semua elemen masyarakat, dan kerja sama TNI/ Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif dan aman  sepanjang pesta demokrasi. Probolinggo bisa menciptakan kota yang damai, dan mari kita jaga terus kedamaian ini,” Alfian menutup pembicaraan.

Baca Juga

loading...