Sabtu, 14 February 2026 00:30 UTC

Rombongan mobil patroli Forkopimda Kabupaten Madiun saat meninggalkan Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun menuju sasaran operasi, Jumat malam, 4 Februari 2026. Foto: Diskominfo Pemkab Madiun
JATIMNET.COM, Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun mengintensifkan patroli keamanan saat menjelang hingga berlangsungnya Ramadan 1447 H/2026 M.
Patroli bertajuk Cipta Kondisi ini melibatkan seluruh unsur. Dari lingkup pemerintah kabupaten (pemkab) meliputi Satpol PP sebagai penegak perda dan pemadam kebakaran selaku pelindung ancaman bahaya.
Patroli ini juga mendapat dukungan dari Polres Madiun dan Kodim 0803/Madiun dalam menjaga ketenteraman masyarakat.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan bahwa patroli gabungan Cipta Kondisi ini bertujuan menciptakan rasa aman dan tenteram bagi warga, terutama saat menjelang Ramadan.
“Kami ingin kondisi Kabupaten Madiun terukur, aman, dan warga yang menjalankan ibadah puasa merasa terlindungi dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya saat memimipin apel Cipta Kondisi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Jumat malam, 13 Februari 2026.
BACA: Satgas Pangan Polres Madiun Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Bahan Pokok
Hari Wur, sapaan akrab Hari Wuryanto menegaskan agar tim yang bertugas mengedepankan pendekatan humanis. Namun, tetap bersikap santun dan tegas. Kemudian, menjaga sinergi dan koordinasi tanpa ego sektoral di lapangan.
Selain itu, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, khususnya di titik-titik keramaian guna mencegah tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban lainnya.
Titik-titik keramaian itu yang berpotensi mengalami gangguan keamanan, seperti kawasan Alun-alun Reksogati Caruban, Masjid Quba, Pasar Muneng, Perempatan Dumpil, hingga Pujasera Jiwan.
Selain itu, wilayah Kaibon, Lapangan Kebonsari, Pasar Dolopo, Perempatan Pasar Pagotan, hingga kawasan Dungus.
“Tempat-tempat ibadah seperti masjid dan musala, pusat perbelanjaan juga akan menjadi prioritas pengamanan bersama,” ucapnya.
Dalam patroli Cipta Kondisi ini, jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun juga bakal beroperasi saat menjelang waktu sahur. Tujuannya, mengantisipasi aktivitas negatif, seperti perang sarung, geng motor maupun potensi gangguan keamanan lain yang kerap melibatkan remaja.
