Enam Belas Perusahaan di Jatim Dilaporkan Tak Bayar THR

Baehaqi Almutoif

Minggu, 26 Mei 2019 - 22:19

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak enam belas perusahaan di Jawa Timur dilaporkan tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Minggu 26 Mei 2019.

Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Subagjo mengatakan, keenambelas perusahaan tersebut diketahui tidak bisa membayar THR karena memang ada masalah di sisi bisnis.

"Ini bermasalah dari sisi bisnis, sehingga mereka tidak bisa bayar THR. Saya lupa nama-namanya," ujar Himawan.

BACA JUGA: Pemkot Madiun Bagikan Belasan Miliar THR Minggu Depan

Mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Jawa Timur itu menyebut, sejumlah pekerja yang mengadu ditemukan Disnakertrans Jawa Timur dalam kondisi skorsing, atau pemutusan hubungan kerja (PHK). "Tapi sudah beres semua, kok," ungkapnya.

Kendati demikian, Himawan menegaskan, secara keseluruhan pencairan THR oleh perusahaan tidak masalah. Rata-rata telah membagikan kewajiban THR kepada karyawan.

"Pada umumnya tidak masalah dan mereka (perusahaan) sudah membagikan THR. Dan pekerja sudah mulai belanja kemarin," urainya.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Pemkot Kediri Buka Posko Pengaduan THR

Untuk diketahui, Pemprov Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Edaran kepada bupati/wali kota untuk mengawasi perusahaan dalam pembayaran THR. Dalam surat edaran tersebut tertuang paling lambat pembayaran THR dilakukan H-7 sebelum Lebaran.

Sementara mengenai besaran jumlah THR juga tergantung dari kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan. Hal tersebut biasanya tertuang pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan (PP), serta perjanjian kerja bersama (PKB), atau berdasarkan kebiasaan yang telah dilakukan perusahaan.

Baca Juga

loading...