Rabu, 06 April 2022 09:00 UTC

BANTUAN BENIH. Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin (tengah) dalam kegiatan pembinaan mutu hasil pertanian dan penyerahan bantuan benih padi tahun anggaran 2022, Rabu, 6 April 2022. Foto: Dinas Kominfo Kota Probolinggo
JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemkot Probolinggo melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) menggelontorkan bantuan benih padi Indeks Pertanaman (IP) 400 sebanyak 625 kilogram untuk luas area tanam sekitar 25 hektar.
Bantuan benih tersebut diberikan bagi empat kelompok tani di Kota Probolinggo di sela-sela kegiatan pembinaan mutu hasil pertanian dan penyerahan bantuan benih padi tahun anggaran 2022 di ruang pertemuan Kantor DPKPP , Rabu 6 April 2022.
Kepala DPKPP Kota Probolinggo Aries Santoso mengatakan penyaluran bantuan benih bagi empat kelompok tani bertujuan memenuhi kebutuhan pangan nasional dan mengurangi biaya produksi petani.
BACA JUGA: Pemkab Situbondo Segera Patenkan Varietas Bibit Padi Unggul
"Sedangkan melalui pembinaan ini, petani dapat meningkatkan mutu hasil pertanian dan pendapatan serta kesejahteraannya,” ujar Aries.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang turut hadir di kegiatan pembinaan menyebutkan selain penyaluran bantuan benih padi, pemerintah turut menyerahkan santunan BPJS ketenagakerjaan bagi nelayan.
“Di tahun 2023 nanti, kelompok tani dan UMKM bakal ditanggung BPJS Ketenagakerjaan-nya. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah semisal ada keluarga yang ditinggalkan, nantinya dapat memiliki modal untuk usaha,” kata Hadi.
Dalam kesempatannya, Hadi turut menyinggung masalah sulitnya mendapatkan suplai BBM jenis solar sehingga menjadi tugas pemerintah untuk mencari cara agar kelompok tani bisa memiliki kuota khusus
"Saya meminta DPKPP segera berkoordinasi dengan Pertamina agar bisa menyiapkan satu tangki yang dikhususkan bagi nelayan dan kelompok tani," kata Hadi.
BACA JUGA: Giri Kenalkan Padi Varietas KIP Kepada Masyarakat Ponorogo
Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan (TPHP) DPKPP Kota Probolinggo Irhamni Alfatih menjelaskan benih padi IP 400 merupakan pilihan menjanjikan guna meningkatkan produksi padi nasional tanpa memerlukan tambahan fasilitas irigasi dan pembukaan lahan baru.
“Konsepnya dalam satu tahun dapat ditanami padi selama empat kali. Tahun ini diusulkan bantuan benih padi IP 400 bagi kelompok tani kita. Agar nantinya bisa berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Irhamni menambahkan sebenarnya DPKPP mengusulkan kelompok tani di lima kecamatan namun karena lahan sawah yang tersedia sawah tadah hujan sehingga hanya sebagian saja yang mendapatkan bantuan benih padi IP 400 tersebut.
“Di Kota Probolinggo tidak bisa semua menanam benih padi IP 400. Hanya dua wilayah, yakni Kecamatan Kademangan dan Mayangan yang bisa ditanami. Dikarenakan di tempat lainnya pola tanamnya adalah padi dan palawija. Maka empat kelompok tani itulah yang memperoleh bantuan benih tersebut," katanya.
