Emil Dardak Desak Maskapai Pasang Tarif yang Kompetitif

Rochman Arief

Senin, 4 Maret 2019 - 18:04

JATIMNET.COM, Malang – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendesak kepada seluruh airline (perusahaan penerbangan) untuk memasang tiket pesawat lebih kompetitif. Permintaan ini dalam rangka mengendalikan inflasi di Indonesia, khususnya di Jawa timur.

Emil menunjukkan salah satu wilayah yang terdampak akibat tingginya harga tiket pesawat yang berdampak inflasi cukup tinggi adalah Kota Malang. Pada Januari 2019 lalu, inflasi Kota Malang sebesar 0,53 persen, atau yang tertinggi di Jawa Timur.

“Saya rasa maskapai tidak akan rugi seandainya memasang harga lebih kompetitif. Ini, membutuhkan tekanan yang kompak dari semua pihak," kata Emil, usai menghadiri Capacity Building TPID Se-Wilayah Kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, , Senin 4 Maret 2019.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang pada Januari 2019, kenaikan harga tiket pesawat mencapai 12,34 persen, dengan memberi andil inflasi hingga 0,28 persen. Sementara pada Februari 2019, turunnya harga tiket pesawat juga berpengaruh besar terhadap deflasi Kota Malang.

BACA JUGA: Menhub Minta Kenaikan Tarif Tiket dalam Batas Wajar

Pada Februari 2019, deflasi Kota Malang sebesar 0,42 persen, dengan penurunan harga tiket pesawat mencapai 8,62 persen, dengan andil 0,221 persen. Bahkan, penurunan harga tiket pesawat tersebut, mampu menekan kenaikan harga beras yang tercatat sebesar 0,48 persen.

“Pada bulan Februari 2019, deflasi terbesar disumbang (penurunan harga) tiket pesawat,” kata mantan Bupati Trenggalek itu.

Emil menjelaskan, pihak Indonesian National Air Carriers Association (INACA) sudah berkomitmen menurunkan harga tiket pesawat. Dengan potensi wisata yang cukup tinggi di Jawa Timur, pemerintah daerah mengharapkan, penurunan harga tiket bisa berpihak pada sektor wisata.

BACA JUGA: ASITA Jatim Keluhkan Harga Tiket dan tidak Bebasnya Bagasi

"Kami, dari pemerintah daerah, sangat berharap supaya harga tiket ini harus kompetitif. Karena, wilayah Malang merupakan destinasi wisata yang disukai,” kata Emil.

Kenaikan harga tiket pesawat dari dan menuju Malang, terjadi sejak November 2018. Pada November 2018, harga tiket pesawat naik 10,17 persen, pada Desember kembali naik sebesar 10 persen.

Pada Januari 2019, harga tiket pesawat masih merangkak naik, hingga 12,34 persen. Baru pada bulan Februari 2019, harga tiket pesawat turun sebesar 8,62 persen, dan mendorong terjadinya deflasi pada bulan tersebut. (ant)

Baca Juga

loading...