Logo

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Reporter:,Editor:

Rabu, 28 October 2026 07:08 UTC

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Edy Hadisiswoyo saat dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik. Foto: Agus Salim/Jatimnet

JATIMNET.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Edy Hadisiswoyo sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Rabu, 28 Oktober 2026. Edy akan mengisi jabatan tersebut untuk menjaga kelangsungan koordinasi pemerintahan hingga terpilihnya Sekda definitif.

Edy yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Perekonomian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Gresik akan menjalankan tugas sebagai Pj Sekda selama maksimal tiga bulan atau sampai pejabat definitif dilantik.

Pengangkatan Edy tertuang dalam Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/253/437.73/M/2026. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan Gubernur Jawa Timur.

Usai pelantikan, Edy menekankan pentingnya koordinasi dan soliditas antar organisasi perangkat daerah (OPD). Menurut dia, kekompakan seluruh jajaran birokrasi menjadi salah satu kunci untuk merealisasikan visi dan misi kepala daerah.

“Saya harap bisa saling koordinasi, saling menjaga, dan ada sebuah kekompakan,” ujar Edy.

Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta seluruh jajaran birokrasi mempertahankan soliditas dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan. Ia berharap koordinasi antar-OPD tetap berjalan optimal selama masa transisi kepemimpinan Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Fandi juga menyampaikan apresiasi kepada Achmad Wasil yang telah mengabdi sebagai Sekda Kabupaten Gresik selama lima tahun satu bulan.

 

Pemkab Gresik Siapkan Rp7 Miliar untuk Beasiswa 2027

Selain menekankan penguatan birokrasi, Fandi menyoroti upaya memperluas akses pendidikan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan perusahaan. Pemkab Gresik menyiapkan anggaran Rp7 miliar untuk program beasiswa pada 2027.

Program tersebut direncanakan mencakup subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2,5 juta per semester serta bantuan uang saku Rp1 juta per semester.

Fandi berharap perusahaan di Kabupaten Gresik ikut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Ia meminta perusahaan menyelaraskan program CSR dengan kebutuhan pendidikan masyarakat agar manfaatnya lebih tepat sasaran.

Pemkab Gresik berencana membahas sinkronisasi program tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) CSR pada November 2026.

Di sisi lain, Fandi meminta jajaran pemerintah daerah terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut perlu dilakukan dengan menggali sumber-sumber pendapatan potensial tanpa memberikan beban berlebihan kepada masyarakat.

Pelantikan Edy Hadisiswoyo sebagai Pj Sekda diharapkan menjaga kelancaran koordinasi dan pelaksanaan program pemerintahan Kabupaten Gresik. Dengan demikian, roda birokrasi tetap berjalan sembari menunggu pengisian jabatan Sekda definitif.