Minggu, 31 May 2026 02:14 UTC

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban terseret ombak di Pantai Sruni Payangan Jember, Minggu, 31 Mei 2026. Foto: Adi
JATIMNET.COM, Jember – Dua warga Kabupaten Jember dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berwisata di Pantai Sruni Payangan, Dusun Watuulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Sabtu, 30 Mei 2026.
Korban diketahui bernama Barokatul Hidayat (27) dan Rifki Abdullah (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti. Keduanya merupakan saudara kandung yang datang ke kawasan pantai selatan Jember untuk berlibur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, kedua korban sedang bermain air di tepi pantai sebelum gelombang besar datang secara tiba-tiba.
BACA: Ritual di Pantai Payangan, 12 Orang Ditemukan Selamat, Ini Identitasnya
Kuatnya ombak dan arus laut membuat kedua korban terseret ke tengah laut. Sejumlah warga dan pengunjung yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus membuat kedua korban hilang dari pandangan.
Kapolsek Ambulu AKP Solikhan Arief membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan mengenai dua wisatawan yang terseret ombak langsung ditindaklanjuti oleh petugas bersama unsur terkait.
BACA: Tim SAR Hadapi Gelombang 1,5 Meter Saat Cari Dua Korban Hilang di Pantai Sruni Payangan
“Dua korban terseret ombak saat mandi di tepi pantai. Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama relawan dan warga sekitar,” ujar Arief saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu, 31 Mei 2026.
BACA: Terdakwa Ritual Maut Pantai Payangan Jember Divonis 3 Tahun 6 Bulan
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai selatan. Karakteristik ombak dan arus laut yang kuat dapat berubah sewaktu-waktu dan membahayakan pengunjung yang berada terlalu dekat dengan bibir pantai.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap kedua korban dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Operasi pencarian dilakukan sejak Sabtu petang dan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi.
