Kamis, 12 February 2026 08:00 UTC

Fatmawati, anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Nasdem. Foto: Istimewa/Dok DPRD Jember
JATIMNET.COM, Jember — DPRD Jember akan mengawal keberlanjutan hidup bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Anggota Komisi D DPRD Jember, Fatmawati, menegaskan pentingnya prosedur resmi dalam pengasuhan serta pemantauan kesehatan bayi yang kini dirawat di Puskesmas Kaliwates.
Bayi tersebut ditemukan warga dalam kardus makanan di Jalan Arowana Nomor 120 pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 01.55 WIB. Selain diselimuti kain ungu, di dalam kardus juga ditemukan surat yang diduga ditulis orang tua bayi. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku melalui rekaman CCTV.
Fatmawati mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk memastikan perlindungan bayi berjalan sesuai aturan.
“Jikapun ada yang ingin mengasuh atau menjadi orang tua angkat dari si bayi, harus sesuai prosedur yang benar,” tegasnya.
BACA: Lagi, Bayi Perempuan Diduga Dibuang di Teras Rumah Kebonagung Jember, Menangis Dini Hari
Ia juga menyampaikan informasi awal bahwa bayi diduga lahir prematur dan saat ini menjalani pemantauan medis.
“Lebih lanjut akan kita pantau, dan nantinya kita akan koordinasi dengan dokter yang merawat dedek bayi itu, sejauh mana kondisi kesehatannya. Jikalau dibutuhkan penanganan lanjutan, tentu harus segera dilakukan demi keselamatan bayi,” ujarnya.
Fatmawati mengingatkan masyarakat bahwa banyak kasus serupa di berbagai daerah berujung tragis. Ia berharap kejadian di Kebonagung ini menjadi pelajaran bersama agar perlindungan anak semakin diperkuat.
“Beruntung bayi malang ini dalam kondisi hidup dan terpantau sehat. Tapi di berita-berita sebelumnya, banyak kasus bayi malah dibunuh dengan kejam. Kejadian ini jangan sampai terulang lagi,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, polisi saat ini masih memburu pihak yang diduga membuang bayi di Kelurahan Kebonagung tersebut. Polisi telah mengamankan surat wasiat yang ditemukan di dalam kardus sebagai barang bukti, sekaligus menjadi petunjuk awal dalam proses penyelidikan.
BACA: Tekankan Pencegahan, Fatmawati: Pendidikan Remaja dan Pengawasan Pergaulan Jadi Kunci
"Kami juga masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan kedua orang tua bayi tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan dari warga," ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Ipda Alfan Febrianto.
Seperti diketahui, aksi dugaan pembuangan bayi tersebut, terekam oleh kamera CCTV milik warga. Dari rekaman video kamera CCTV, terlihat sepasang pria dan wanita yang diduga sebagai orang tua bayi datang ke lokasi kejadian, mengendarai sepeda motor matic dari arah timur ke barat.
Setelah melintas beberapa meter dari lokasi rumah, kendaraan tersebut berbalik arah dan berhenti tepat di depan rumah Slamet Budi Santoso (46), rumah warga Kelurahan Kebonagung yang menjadi lokasi penemuan bayi tersebut.
