Senin, 11 May 2026 05:00 UTC

Personel kepolisian sedang melakukan penyelidikan di lokasi ledakan yang diduga berasal dari teror alat peledak di salah satu rumah warga Desa Alas Sumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin, 11 Mei 2026. Foto: Zulalif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Ketenangan di Desa Alas Sumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mendadak berubah mencekam, Senin dini hari, 11 Mei 2026. Pemicunya, sebuah ledakan keras terjadi di rumah salah seorang warga.
Ledakan yang diduga berasal dari benda menyerupai bondet itu mengakibatkan bagian rumah korban rusak parah.
Peristiwa itu sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, Mujib pemilik rumah bersama keluarganya tengah terlelap. Tiba-tiba, sebuah benda dilempar ke dalam area rumah dan langsung meledak dengan suara keras.
Aksi pelaku tersebut sempat terekam kamera pengintai atau CCTV yang terpasang di rumah korban. Dalam rekaman terlihat seorang pria mengenakan hoodie datang menggunakan sepeda motor trail.
BACA: Rumah Warga di Probolinggo Jadi Sasaran Teror Petasan
Pelaku berhenti di depan rumah korban. Lantas, melempar benda yang diduga bahan peledak. Setelah itu, ia kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Tak berselang lama, ledakan besar terjadi disertai kepulan asap tebal. Suara dentuman keras membuat warga sekitar terbangun dan berhamburan keluar rumah.
Akibat ledakan tersebut, kaca mobil yang berada di teras rumah pecah, pagar besi rusak, serta plafon bagian depan rumah jebol. Sejumlah kaca rumah juga hancur akibat kuatnya ledakan.
Sulasih, salah seorang warga sekitar mengaku sangat terkejut mendengar suara ledakan yang cukup keras pada dini hari itu. “Ledakannya keras sekali, sampai membuat kaget dan warga semuanya keluar rumah,” ujarnya.
Petugas dari Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah serpihan benda yang diduga berasal dari sumber ledakan.
BACA: Dugaan Pelemparan Bondet Kembali Terjadi di Probolinggo
Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif kejadian tersebut.
“Dugaan sementara benda yang dilempar meledak adalah petasan. Pelaku sempat menyalakan petasan, lalu melemparkannya ke dalam rumah korban,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kejadian itu menyebabkan kerugian material cukup besar. Polisi kini masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Untuk barang bukti, kami sudah mengamankan beberapa serpihan ledakan termasuk mengamankan hasil rekaman CCTV yang ada di rumah korban,” pungkasnya.
