Minggu, 10 May 2026 00:00 UTC

: Petugas kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukannya mayat seorang pria paruh baya di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 10 Mei 2026. Foto: Hasan.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Warga Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mendadak geger, Sabtu malam, 9 Mei 2026.
Gara-garanya, Totok Riswanto, seorang warga setempat ditemukan meninggal di dalam kediamannya sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban berusia 50 tahun itu ditemukan dalam kondisi tubuh sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.
Warga menduga kematian pria yang selama ini tinggal seorang diri ini terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah.
BACA: Polisi Surabaya Selidiki Temuan Mayat Mengering di Tambak Benowo
Merasa ada yang tidak beres, tetangga korban kemudian melapor kepada ketua RT dan selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Kutorejo AKP Sugeng Irawadi mengatakan, setelah pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari warga.
"Kami mendapatkan informasi dari warga kebetulan tetangganya, kemudian melaporkan ke Pak RT," kata Sugeng, Minggu pagi, 10 Mei 2026.
Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas kepolisian bersama relawan langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Posisi korban ditemukan berada di luar kamar mandi dengan kondisi tubuh yang sudah mengalami pembengkakan.
“Diperkirakan sudah dua lebih dari dua hari. Kondisinya sudah membengkak di luar kamar mandi,” tambahnya.
BACA: Mayat Misterius Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto, Evakuasi Terkendala Arus Deras
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang diketahui hidup seorang diri di rumah tersebut. Sementara dari hasil pemeriksaan awal petugas INAFIS Satreskrim Polres Mojokerto, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Keterangan dari keluarga dia tinggal sendiri. Sementara tidak ada luka-luka,” tambahnya.
Setelah proses identifikasi dan evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soekandar Mojosari guna penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
