Jumat, 10 April 2026 10:04 UTC

Tim gabungan mengevakuasi mayat tanpa identitas di Sungai Brantas. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Penemuan jasad pria tanpa identitas di aliran Sungai Brantas, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, menggemparkan warga pada Jumat siang, 10 April 2026. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melapor kepada petugas setempat.
Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Sejumlah relawan juga turut terlibat membantu penanganan di lapangan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Petugas harus menghadapi derasnya arus sungai, ditambah posisi korban yang berada di tengah aliran, sehingga memperlambat proses pengangkatan jenazah.
Salah satu relawan, Canda Hertadi, mengungkapkan bahwa tim harus ekstra hati-hati saat mengevakuasi korban di wilayah Sungai Brantas, tepatnya di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro.
“Agak sulit karena arusnya cukup besar,” ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki, namun hingga saat ini identitasnya belum diketahui.
“Jenis kelamin korban laki-laki kalau identitasnya belum tahu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Canda menjelaskan ciri-ciri fisik korban. Pria tersebut diperkirakan memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaos kaki serta celana jersey sepak bola.
“Ciri-cirinya orangnya tidak seberapa tinggi kira-kira 160 centimeter, masih menggunakan kaos kaki dan pakai celana jersey sepak bola,” pungkasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong menggunakan ambulans dari Sidoarjo. Pihak berwenang akan melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus mengidentifikasi korban.
"Di evakuasi menggunakan ambulan Sidoarjo," tutupnya.
