Senin, 25 May 2026 07:00 UTC

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto memperkuat literasi digital bagi para anggotanya di Balai Kota Mojokerto, Senin, 25 Mei 2026. Foto: Kominfo.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto memperkuat literasi digital bagi anggotanya melalui kegiatan yang digelar di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk Peran Strategis DWP dalam Melindungi Keluarga dari Ancaman Deepfake, Scam dan Hoaks Kesehatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan anggota DWP terhadap berbagai ancaman digital yang kian marak.
Mulai dari penipuan daring, pinjaman online ilegal, hingga manipulasi konten menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau deepfake.
Ketua DWP Kota Mojokerto, Dewi Ratna Wati Gaguk Tri Prasetyo mengatakan bahwa perempuan terutama para ibu memiliki posisi penting dalam menjaga keluarga dari dampak negatif perkembangan teknologi digital.
“Sebagai keluarga besar Dharma Wanita Persatuan, kita memiliki peran strategis membangun keluarga yang cerdas, bijak dan tangguh menghadapi arus informasi,” katanya.
Sebagai ibu, ia melanjutkan, dituntut mampu mendampingi keluarga agar lebih waspada terhadap informasi yang belum tentu benar. Selain itu, ibu harus mampu menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
BACA: Cegah Dampak Negatif Media Sosial, Literasi Digital Perlu Digenjot
Menurut Dewi Ratna, perkembangan teknologi digital memang memberi banyak kemudahan. Namun, di sisi lain juga membuka peluang munculnya berbagai modus kejahatan baru.
“Belakangan ini banyak sekali penipuan, baik berupa pinjol maupun modus digital lainnya. Karena itu kita harus waspada untuk melindungi keluarga kita,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, anggota DWP juga diingatkan pentingnya memilah informasi, khususnya terkait hoaks kesehatan yang kerap beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Dewi Ratna mengajak anggota DWP agar tidak mudah mempercayai informasi sebelum melakukan verifikasi dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini merupakan lanjutan seminar literasi digital yang sebelumnya juga digelar DWP Kota Mojokerto.
Melalui agenda tersebut, anggota diharapkan semakin memahami etika serta keamanan dalam penggunaan teknologi digital sehari-hari.
Menjelang Hari Arafah, Dewi Ratna Wati turut mengajak anggota DWP untuk menjaga kesehatan spiritual dan memperbanyak doa demi kesehatan serta keberkahan keluarga masing-masing.
