Senin, 30 March 2026 08:00 UTC

Aksi pelaku teror di depan rumah warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo terekam CCTV, Sabtu malam, 28 Maret 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Aksi teror terjadi di depan rumah Dwi Anggara, 44 tahun, warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Sabtu malam, 28 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan rekaman kamera pemantau atau CCTV di lokasi kejadian, aksi itu dilakukan oleh dua orang. Mereka berboncengan dengan sepeda motor matic dan berhenti di depan rumah korban.
Seorang pelaku nampak turun dari sepeda motor. Kemudian, menyalakan dan melemparkan petasan ke arah rumah Dwi Anggara.
Percobaan pertama itu gagal karena petasan tidak meledak. Seorang pelaku itu mengulangi aksinya dan petasan meledak di area teras korban.
Mendengar suara ledakan, Dwi Anggara yang sebelumnya berada di dalam rumah bergegas keluar. Ia berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri dengan naik sepeda motor ke arah selatan.
“Saya langsung keluar dan mencoba mengejar, tapi mereka sudah kabur duluan,” ujar Dwi, Senin, 30 Maret 2026.
Meski gagal menangkap pelaku, ciri-ciri mereka sudah terekam jelas dari rekaman CCTV. Seorang di antaranya mengenakan terlihat jaket berwarna merah kombinasi hitam dan celana pendek.
Sementara, seorang pelaku yang lain terlihat mengenakan kaus dan celana pendek berwarna hitam. Keduanya diduga masih remaja.
Dwi mengaku tidak mengetahui alasan di balik aksi tersebut. Ia memastikan tidak memiliki konflik dengan pihak mana pun.
“Saya tidak menyangka ada kejadian seperti ini. Tiba-tiba ada ledakan di teras rumah. Ia menambahkan sempat berusaha mengejar pelaku, namun tidak berhasil. “Saya langsung keluar dan mencoba mengejar, tapi mereka sudah kabur duluan,” ujarnya.
Meski sempat merasa resah, korban hingga kini belum melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
