Kamis, 13 September 2018 02:54 UTC

Foto ilustrasi KPU.
JATIMNET.COM, Surabaya – Bawaslu Jawa Timur menyampaikan temuan sektiar 400 ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalah. Bawaslu Jatim resmi menyerahkan data hasil analisa DPT itu kepada Komisioner KPU Choirul Anam dan diteruskan ke perwakilan 16 parpol peserta Pemilu.
”Seluruh temuan ini ditindaklanjuti dalam proses rekapitulasi ulang DPT,” kata ketua Bawaslu, M Amin, Rabu, 12 September 2018.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, KPU Jatim dan Bawaslu menggelar rapat pleno rekapitulasi ulang penetapan DPT tingkat provinsi sebelum 14 September.
Bawaslu juga memberi kesempatan kepada publik maupun seluruh parpol untuk ikut memantau hasil analisis tersebut.
”Nantinya data perbaikan ini benar-benar diketahui seluruh elemen. Bahkan, jika publik menemukan fakta baru, kami akan menindaklanjutinya,” kata komisioner Bawaslu, Aang Kunaifi.
Dari hasil terakhir analisa dan pencermatan DPT yang disusun seluruh Bawaslu se-Jatim, total data pemilih yang bermasalah di Jatim sedikitnya mencapai 431.856 pemilih.
Dari jumlah itu, temuan terbanyak adalah temuan data pemilih yang ganda (berupa NIK, nama, tempat tanggal lahir), yang mencapai 300.297 pemilih dan tersebar di 38 kabupaten/kota.
Selain itu, temuan lain yang cukup signifikan adalah adanya data pemilih invalid (baik NIK maupun nomor kartu keluarga). Total temuan jenis ini mencapai 67.147 pemilih.
