Diresmikan Jokowi, Tol Paspro Gratis Selama Dua Minggu

Zulkiflie

Rabu, 10 April 2019 - 10:55

JATIMNET.COM, Probolinggo – Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan Tol Paspro (Pasuruan - Probolinggo) di areal gerbang tol Probolinggo sisi timur, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Rabu 10 April 2019.

Dalam peresmian ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Presiden Joko Widodo mengatakan, selama dua minggu sejak peresmian hari ini semua kendaraan yang melewati tol Paspro sejauh 31,3 kilometer tidak dipungut biaya alias gratis.

Ia menyebut dengan dibukanya tol Paspro bisa mempercepat mobilitas barang, orang dan logistik sehingga bisa memudahkan dan mengurangi biaya pengeluaran.

BACA JUGA: Jokowi Optimistis Dapat 70 Persen Dukungan di Jatim

"Melalui adanya tol, pengiriman barang dan lainnya akan lebih mudah dan murah. Tapi meski telah diresmikan hari ini, tidak serta merta langsung berubah namun butuh waktu," kata Jokowi.

Jokowi menekankan, yang terpenting saat ini masyarakat diberikan pilihan untuk kemudahan akses, jika ingin cepat bisa lewat tol namun bila ingin santai bisa lewat jalan provinsi.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan, untuk produk yang masuk ke areal rest area tol minimal 70 persen produk lokal.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan bahwa, adanya tol Paspro diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di jalur Pasuruan-Probolinggo sebesar 60 persen.

BACA JUGA: Erick Thohir: Pembangunan Infrastruktur di Probolinggo Banyak Manfaatnya

Khofifah berharap pemerintah terus melanjutkan pembangunan tol Paspro untuk seksi 4 sejauh 13,7 yang menghubungkan Leces-Gending Kabupaten Probolinggo.

"Saya harap pembangunan tol Paspro seksi 4  terus dilanjutkan, karena jalur ini bisa membantu akses pariwisata Bromo Tengger Semeru, di mana saat ini telah masuk kawasan strategis pariwisata nasional," kata Khofifah.

Khofifah juga menjelaskan dengan adanya jlaur tol ini dapat membantu proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo yang diharapkan bisa menjadi salah satu titik bongkar muat barang dari wilayah Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Lumajang dan Pasuruan.

Sebagai informasi, Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa sepanjang 31,3 kilometer yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dikerjakan Waskita pada 2015 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,9 triliun.

Baca Juga

loading...