Dinkes Jatim Fokus Atasi Stunting di 12 Daerah

Baehaqi Almutoif

Jumat, 5 April 2019 - 15:20

JATIMNET.COM, Surabaya – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tengah fokus mengatasi persoalan stunting (kurang gizi kronis) di 12 kabupaten/kota dengan memberikan penanganan khusus.

Dua belas kabupaten itu adalah Sampang, Pamekasan, Bangkalan, Sumenep, Jember, Bondowoso, Probolinggo, Nganjuk, Lamongan, Kabupaten Malang, Trenggalek, dan Kabupaten Kediri.

“Perhatian terhadap 12 kabupaten/kota ini juga menjadi fokus tim nasional penanggulangan kemiskinan. Termasuk menangani stunting,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Kohar Heri Santoso, Jumat 5 April 2019.

BACA JUGA: Ma'ruf Amin Targetkan Penurunan Stunting hingga 20 Persen

Ia menyebut tahun ini penanganan stunting memang diperluas dari 10 menjadi 12 kabupaten/kota. Tujuannya agar angka stunting lebih bisa ditekan lagi. "Sampai sekarang jumlah stunting secara persentase 26,2 persen dari PSG (Pemantauan Status Gizi)," ungkapnya.

Sementara untuk riil jumlah di lapangan, Kohar mengaku tengah melakukan riset bersama Riskesdas atau riset kesehatan dasar. Harapannya, ke depan penanganan lebih tepat sasaran.

BACA JUGA: Pemkab Lamongan Luncurkan Program Pencegahan Stunting

Sebenarnya upaya menekan angka stunting di Jawa Timur terus dilakukan pemprov. Seperti mengintervensi mulai dari penanganan bayi, ibu hamil hingga perencanaan kehamilan oleh remaja. "Remaja putri diberikan tablet (obat), diberikan pemahaman terkait kesehatan reproduksi," tuturnya.

Kohar menegaskan upaya sejak dini ini penting. Pasalnya, stunting berbeda dengan penyakit lain yang bisa diobati dengan sekejap, namun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca Juga

loading...