Dikira Pria, Perempuan Hamil Ini Tak Dapat Layanan Persalinan

Anang Zakaria

Minggu, 26 Mei 2019 - 07:53

JATIMNET.COM, Surabaya - The New England Journal of Medicine (NEJM), jurnal kedokteran terkemuka dunia, baru-baru ini menayangkan laporan unik. Seorang perempuan hamil yang datang ke rumah sakit untuk persalinan terpaksa kehilangan bayi karena salah dianosa dari dokter.

"(Penyebabnya) ia diklasifikasi sebagai lak-laki," kata Dr.Daphna Stroumsa, asal Universitas Michigan-Ann Arbor, seperti dikutip dari Medicaldaily.com pada Senin, 20 Mei 2019.

BACA JUGA: Ini Lima Mitos saat Wanita Hamil

Ternyata, perempuan berusia 32 tahun yang tak disebutkan namanya itu pria transgender. Ia mengeluh sakit perut ketika tiba di rumah sakit. Lantaran penampilan fisiknya terlihat sebagai pria, dokter dan perawat tak menduga dia hamil.

Sebelum pergi ke rumah sakit, sebenarnya ia sudah melakukan tes kehamilan di rumah, bahkan mengalami pecah ketuban. Pegawai medis lalu melakukan tes USG untuk perempuan itu. Setelah memastikan kehamilannya, mereka melakukan operasi caesar namun nyawa bayinya tak terselamatkan.

BACA JUGA: Tips Agar Ibu Hamil Tetap Lancar Berpuasa Ramadan

Peristiwa itu segera memicu keprihatinan dari pakar kedokteran. Mereka menilai kesadaran tenaga medis belum sepenuhnya paham kebutuhan transgender.

"Tragis, ini menyedihkan," kata Dr.Tamara Wexler, seorang spesialis hormon di Langone Medical Center NYU, pada Washingtonpost.com.

Para ahli mencatat secara biologis organ reproduksi seorang wanita tetap berfungsi meski penampilan fisiknya menyerupai pria. Tapi jika ia melakukan operasi pengangkatan organ reproduksi, bisa saja menjadi pria.

Baca Juga

loading...