Logo

Diduga Dibunuh, Purnawirawan Berpangkat Serma Ditemukan Tewas di Gudang RM IBC

Reporter:,Editor:

Sabtu, 01 October 2022 12:20 UTC

Diduga Dibunuh, Purnawirawan Berpangkat Serma Ditemukan Tewas di Gudang RM IBC

Anggota Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukannya jasad Sumardi di gudang Rumah Makan IBC. Foto: Agus Salim.

JATIMNET.COM, Gresik - Sersan Mayor (purnawirawan) Sumardi 54 tahun ditemukan tidak bernyawa, di dalam gudang rumah makan Ikan Bakar Cianjur (IBC) Jalan Veteran, Gresik. Jazad ditemukan dengan posisi tubuh tersandar di dinding, kepala merunduk, bibir kiri terluka dan leher terjerat selang air berukuran jempol orang dewasa pada Rabu malam 28 September 2022.

Belakangan beberapa rekan almarhum merasa ada kejanggalan atas kematian Sumardi yang terlihat tidak wajar, dan diduga Sumardi merupakan korban pembunuhan.

"Sejauh ini belum tahu perkembangannya, tapi memang teman-teman banyak yang menaruh curiga atas kematian bang Ambon (sapaan akrab almarhum Sumardi)," kata rekan almarhum yang enggan disebut namanya, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dikatakan Ali Kasan teman lain almarhum saat masih berdinas di Kodim 0817 Gresik, teman pengganti jaga Sumardi menceritakan datang pukul 06:00 WIB hanya melihat lampu masih nyala.

Sepeda milik Sumardi terparkir di joglo rumah makan namun tidak terlihat pemiliknya, dia hendak absen namun kantor masih tutup dimana kunci dibawah Sumardi.

Saat teman jaga almarhum ini hendak mengambil kain untuk membersihkan lantai di dekat gudang, dia melihat kaki Sumardi di dalam gudang, kemudian dihampirinya.

Ternyata Sumardi sudah tidak benyawa, tubuhnya bersandar di dinding dengan leher terlilit selang. "Atap gudang jaraknya tinggi. Kalau menggantung setinggi itu saya rasa tidak mungkin," kata Ali.

Sebelum meninggal lanjut Ali, almarhum pernah bercerita kepada teman akrabnya, punya teman wanita dan dia sedang diancam seseorang yang mengaku wanita tersebut.

"Almarhum punya teman wanita asli orang Kalimantan tetapi bermukim di Gresik. Polisi harusnya mengembangkan penyelidikannya. Sebab ini sangat tidak wajar," ungkap Ali Kasan.

Sementara sejauh ini diketahui bahwa penyidik Polres Gresik masih melakukan pendalaman untuk memastikan pria yang akrab dipanggil Ambon itu dinyatakan bunuh diri seperti dugaan awal. "Masih nunggu hasil visum dari rumah sakit bang," singkat Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki.

Sebagai catatan, Sumardi pensiun berumur 53 tahun sebagai anggota TNI di Kodim 0817 Gresik, kemudian berkerja sebagai penjaga malam di rumah makan Ikan Bakar Cianjur (IBC) Jalan Veteran Gresik. 

Purnawirawan Sersan Mayor Sumardi diketahui pernah dua kali mendapat penghargaan Satya Lencana Seroja dan Satya Lencana Nararia dari presiden Soeharto serta tanda jasa Bantalah.

Mantan penerjun dari Lintas Udara (Linud) 501 Madiun kelahiran Bojonegoro itu juga pernah menerima Tanda jasa kesetiaan 8 tahun, 16 tahun, kesetiaan 32 tahun, tanda jasa Setya Lencana Nararia tidak pernah melakukan pelanggaran.

Sedangkan penghargaan Setya Lencana Seroja didapatkan Sumardi setelah bertugas di Timor Timur yang saat ini menjadi Negara bernama Timor Leste selama dua tahun.