Didesak Mundur, Zuckerberg Tolak Turun dari Direksi Facebook

Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 31 Mei 2019 - 19:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Upaya sejumlah pemegang saham di Facebook, untuk menurunkan Mark Zuckerberg dari posisi Pimpinan Dewan Direksi Facebook, dalam pertemuan umum tahunan, kandas. Zuckeberg menolak turun, dan mempertahankan dua pekerjaan penuh sekaligus.

Upaya serupa dilakukan sejak dua tahun lalu, namun selalu gagal.

Dalam pertemuan yang berlangsung, Kamis 30 Mei 2019 waktu setempat, Zuckerberg menolak menjawab pertanyaan para pemegang saham, terkait mengapa ia tidak menunjuk Pimpinan Dewan Direksi yang independen.

Ia kemudian mengulangi pendapatnya, bahwa seharusnya regulatorlah yang harus menentukan aturan terkait privasi dan konten, yang harus diikuti oleh Facebook, dikutip dari Bbc.com, Jumat 31 Mei 2019.

BACA JUGA: Terlalu Berkuasa, Zuckerberg Lagi-lagi Didesak Mundur dari ChairmanFacebook

Sejumlah pengunjuk rasa muncul di depan lokasi pertemuan, meneriakkan jika Facebook tidak melindungi penggunanya, terutama kelompok minoritas.

Pengunjuk rasa yang lain menyebut jika Facebook “menyensor pandangan konservatif”.

Menurut kantor berita Reuters, sejumlah pemegang saham di pertemuan itu mengatakan jika Facebook adalah “lingkungan pekerjaan yang jahat” bagi pemilik pandangan konservatif.

Sejumlah orang telah menuntut perusahaan untuk memproduksi laporan keberagaman yang mencerminkan posisi pandangan publik Facebook.

BACA JUGA: Hindari Monopoli Facebook, Pendirinya Serukan Pecah Instagram dan Whatsapp 

Sebelumnya, sejumlah pemegang saham berencana meminta Zuckerberg untuk turun dari jabatan Pimpinan Dewan Direksi Facebook, pada pertemuan umum tahunan.

Dalam pertemuan itu, mereka memiliki kesempatan untuk melakukan voting atas kepemimpinan Zuckerberg, yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Eksekutif dan Pimpiman Dewan Direksi.

Zuckerberg mengontrol 60 persen dari kekuasaan voting dan hanya bisa dikalahkan oleh dirinya sendiri.

Salah satu investor yang menginginkan Zuckerberg untuk turun adalah Trillium Asset Management, yang memiliki saham Facebook senilai USD 7 juta.

BACA JUGA: Facebook Bayar Rp 318 Miliar Setahun untuk Keamanan Zuckerberg 

“Jika ia bisa fokus menjadi CEO, dan membiarkan yang lain fokus sebagai pimpinan dewan direksi yang independen, itu akan menjadi situasi yang lebih baik,” kata Jonas Kron, wakil presiden senior di Trillium, kepada Bbc sebelum voting dimulai.

Baca Juga

loading...