Ali Yani

Jumat, 8 Maret 2019 - 06:52

ROBERTUS Robet , seorang dosen Universitas Negeri Jakarta sekaligus aktivis HAM, diciduk polisi dari rumahnya, Rabu 6 Maret 2019 malam. Polisi menduga Robet melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jeratan hukum itu terkait nyanyian Robet yang dianggap menghina TNI di Aksi Damai Kamisan pada 28 Februari 2019 lalu. Lagu plesetan "ABRI" yang dinyanyikan, sejatinya populer di kalangan aktivis 1998 untuk mengkritik dwifungsi tentara. Menurut Robet , syairnya tepat untuk mengingatkan generasi kini tentang bahaya kembalinya tentara dalam kehidupan sipil dan bernegara.

Baca Juga

loading...