Logo

Commuter Line Surabaya-Probolinggo Bakal Beroperasi 1 Maret 2026

Pemkot Probolinggo Optimistis Layanan Kereta Komuter Ini Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Reporter:,Editor:

Jumat, 23 January 2026 10:10 UTC

Commuter Line Surabaya-Probolinggo Bakal Beroperasi 1 Maret 2026

‎Rangkaian KA Commuter Line saat tengah melintas. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menyambut positif rencana pengoperasian Commuter Line Surabaya–Pasuruan–Probolinggo (SUPASPRO) yang ditargetkan mulai melayani penumpang paling lambat 1 Maret 2026. Kehadiran layanan kereta komuter ini dinilai akan memperkuat konektivitas antardaerah.

Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Direksi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Probolinggo di Command Center Kantor Pemkot Probolinggo. Pertemuan itu membahas kesiapan operasional sekaligus peluang kerja sama pengembangan transportasi publik.

Pemkot Probolinggo menilai layanan Commuter Line SUPASPRO akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Selain itu, moda transportasi massal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan, rencana pengoperasian Commuter Line SUPASPRO merupakan hasil dari proses koordinasi panjang yang telah dilakukan pemerintah daerah dengan berbagai pihak terkait, termasuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

BACA: Dukung Distribusi Logistik, Jalur Kereta Stasiun-Pelabuhan Probolinggo Diusulkan Kembali Diaktifkan

“Kami memang menunggu kehadiran jajaran PT KCI di Kota Probolinggo. Karena sebelumnya sudah melakukan audiensi dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan,” ujar Aminuddin.

Wali kota yang akrab disapa Dokter Amin tersebut menjelaskan bahwa arah pembangunan Kota Probolinggo saat ini mengusung tiga konsep utama, yakni sebagai kota penyangga pelabuhan, penyangga daerah transit, dan penyangga pariwisata.

Dengan beroperasinya Commuter Line SUPASPRO, Aminuddin optimistis arus kunjungan ke Kota Probolinggo akan meningkat, seiring kemudahan akses transportasi dari dan menuju Surabaya serta daerah lainnya.

“Dengan adanya Commuter Line ini, akan semakin banyak orang datang ke Kota Probolinggo. Hal ini tentu sejalan dengan arah pembangunan kota yang sedang kami lakukan,” tambahnya.

audiensi KAI Commuter Line dan Pemkot Probolinggo

Ia mengungkapkan bahwa pembahasan terkait perpanjangan rute kereta api hingga Probolinggo telah dimulai sejak sekitar enam bulan lalu. Proses tersebut diawali dengan koordinasi bersama Daop 9 Jember, kemudian dilanjutkan dengan komunikasi intensif dengan kementerian terkait.

Persiapan operasional Commuter Line SUPASPRO juga dibarengi dengan penataan dan revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo. Pemkot berharap kawasan tersebut dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mendukung sektor pariwisata.

“Intinya, kami sudah sangat siap menerima Commuter Line di Kota Probolinggo. Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PT KCI yang berkenan hadir dan mendukung pengembangan transportasi di kota kami,” imbuhnya.

Sementara itu, President Director PT Kereta Commuter Indonesia, Mochamad Purnomosidi, menjelaskan bahwa KCI merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bertugas mengoperasikan layanan kereta bersubsidi untuk jarak pendek hingga menengah, termasuk kereta perkotaan.

BACA: ‎APBD Kota Probolinggo 2026 Disahkan, Anggaran Capai Rp989 Miliar

Menurut Purnomosidi, terdapat peluang sinergi antara PT KCI dan Pemerintah Kota Probolinggo dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, salah satunya Program Probolinggo Bersolek.

“Pada tahap awal, kami memperpanjang perjalanan KA Supas hingga Probolinggo. Ke depan jika demand masyarakat sudah mencukupi untuk satu rangkaian, tidak menutup kemungkinan bakal hadir kereta baru dengan rute khusus Probolinggo–Surabaya,” jelasnya.

Pada tahap awal operasional, Commuter Line SUPASPRO akan melayani dua perjalanan setiap hari. Perjalanan pagi dari Probolinggo menuju Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 04.10 WIB dan tiba sekitar pukul 06.45 WIB.

Sementara itu, perjalanan malam dari Surabaya menuju Probolinggo dijadwalkan berangkat pukul 18.10 WIB dan tiba sekitar pukul 20.57 WIB. Tarif yang direncanakan untuk layanan ini maksimal sebesar Rp8.000 per perjalanan.

Penetapan tarif tersebut mengacu pada ketentuan jarak tempuh, yakni Rp6.500 untuk perjalanan di bawah 85 kilometer dan Rp8.000 untuk jarak di atas 85 kilometer. Namun, tarif resmi masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Tiket Commuter Line SUPASPRO nantinya hanya dapat dipesan secara daring melalui aplikasi KAI Access.

BACA: KAI Daop 8 Tuntut Ganti Rugi Tabrakan Commuter Line Jenggala dan Truk Trailer di Gresik

Usai audiensi, Wali Kota Aminuddin kembali menyampaikan rasa syukurnya atas kepastian jadwal operasional Commuter Line SUPASPRO. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal karena dinilai terjangkau, aman, dan ramah lingkungan.

“Mudah-mudahan layanan ini terus berkembang dan digunakan secara luas oleh masyarakat, sehingga multiplier effect di sektor pariwisata dan ekonomi dapat benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar jalur dan perlintasan kereta api, untuk turut menjaga keamanan serta keselamatan perjalanan kereta demi kelancaran operasional Commuter Line SUPASPRO.