Caleg Terjaring Operasi Pasangan Mesum

Bruriy Susanto
Bruriy Susanto

Sabtu, 16 Februari 2019 - 08:12

JATIMNET.COM, Surabaya - Seorang oknum Panitera Pengadilan Negeri Kota Probolinggo terjaring operasi pasangan mesum yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Proboliggo, kepolisian dan Sub Den Pom V/3-1 Probolinggo.

Tidak hanya itu, operasi ini juga mengamankan ZF seorang calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Probolinggo dari daerah pemilihan (Dapil) 3 wilayah Mayangan. Sedangkan untuk oknum panitera ini diketahui berinisial KS, tercatat sebagai warga Kabupaten Jember.

Selain itu, seorang pegawai dari Badan Usaha Pelabuhan yakni KW juga ikut terjaring. "Ketiganya terjaring ditempat terpisah," kata Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi, Jumat 15 Februari 2019.

Untuk paniteranya KS ditangkap di sebuah Home Stay di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Sedangkan KW dan ZF bersama seorang wanita yang bukan istrinya terjaring saat di sebuah tempat kos, Jalan Lumajang, Kelurahan Wiroborang.

Diduga wanita yang bersama caleg itu adalah pasangan mesumnya, karena saat dimintai identitas terlihat jelas. Bahwa ZF dan teman wanitanya alamatnya tidak sama.

BACA JUGA: Ilegal Fishing, Nelayan Probolinggo Divonis Lima Bulan Penjara

Lantaran alamat tidak sama dan tidak bisa menunjukan surat nikah, mereka semua dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Probolinggo untuk dilakukan pendataan adminitrasi. Usai dilakukan pendataan, mereka tidak dikenai hukuman pidana.

Tapi, untuk bisa pulang ketiganya harus menghadirkan istrinya masing-masing. "Apa yang dilakukan ini untuk menciptakan kenyamanan keamanan masyarakat. Semoga dengan operasi ini bisa membuat efek jera bagi yang terjaring razia," ujar dia.

Mengenai ada oknum panitera terjaring operasi mesum, juru bicara Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, Anton Saiful Rizal saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui dan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

"Akan saya cek tulu, benar atau tidak itu pegawai PN Kota Probolinggo. Bisa saja itu pegawai pengadilan negeri daerah lain," katanya saat ditemui di ruangnya, PN Kota Probolinggo.

Baca Juga

loading...