Logo

Bupati Tuban Janji Rumah Singgah di Surabaya, Pendidikan Anak Buruh hingga Perluasan UHC saat May Day

Reporter:,Editor:

Jumat, 01 May 2026 09:00 UTC

Bupati Tuban Janji Rumah Singgah di Surabaya, Pendidikan Anak Buruh hingga Perluasan UHC saat May Day

Bupati Tuban Mas Lindra berbaur akrab dengan massa buruh dari FSPMI pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day, Jumat 1 Mei 2026. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Tuban – Pemerintah Kabupaten Tuban menegaskan komitmennya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui sejumlah program strategis dalam momentum May Day 2026. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky merespons langsung aspirasi buruh terkait rumah singgah, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung kondusif di depan Kantor Pemkab Tuban, buruh FSPMI menyampaikan berbagai tuntutan sosial. Audiensi antara pekerja dan pemerintah daerah berlangsung terbuka dengan pengawalan aparat keamanan.

Salah satu program prioritas yang disampaikan Bupati ialah pembangunan rumah singgah di Surabaya bagi warga Tuban yang menjalani pengobatan. Fasilitas tersebut juga akan didukung transportasi untuk mempermudah akses masyarakat.

BACA: May Day Tuban 2026 Berlangsung Kondusif, Buruh FSPMI Sampaikan Aspirasi Langsung ke Bupati

"Saya mewakili Pemerintah dan Forkopimda secara seratus persen akan mewujudkan rumah singgah di Surabaya," ujar Lindra, Jumat, 1 Mei 2026.

Selain itu, pemerintah menyiapkan kebijakan afirmasi pendidikan bagi anak buruh mulai SD hingga SMA, termasuk bantuan seragam sekolah bagi keluarga kurang mampu. Untuk tingkat SMA dan SMK, Pemkab Tuban akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait kuota afirmasi 5 persen.

Di bidang kesehatan, capaian UHC Tuban yang telah mencapai 97,5 persen akan terus diperkuat. Pemerintah juga memastikan hubungan industrial tetap sehat melalui forum LKS Bipartit berkala.

BACA: Pengamanan Humanis Warnai May Day Tuban 2026, Diisi Donor Darah dan Penghargaan K3  

Momentum May Day ini juga diisi dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penghargaan K3 yang menunjukkan kolaborasi luas antara pemerintah, buruh, dan aparat.