Logo

BPBD Kabupaten Probolinggo Grojok 5.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Reporter:,Editor:

Senin, 24 August 2026 08:29 UTC

BPBD Kabupaten Probolinggo Grojok 5.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kabupaten Probolinggo saat mendistribusikan bantuan air bersih ke masyarakat. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada warga yang mengalami kekurangan pasokan air di Dusun Lampekan RT 11/RW 04, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Senin, 24 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada 260 warga yang berasal dari 116 kepala keluarga (KK). Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo mengirimkan bantuan menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter.

Petugas mendistribusikan air bersih secara langsung kepada warga sekitar pukul 16.18 WIB. BPBD mengambil langkah tersebut untuk merespons kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Warga akan menggunakan bantuan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama memasak dan mencuci. Penyaluran langsung di lokasi terdampak diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan cepat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, distribusi air bersih merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami krisis air.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons cepat BPBD Kabupaten Probolinggo untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih,” ujar Oemar.

 

BPBD Pantau Wilayah Rawan Krisis Air

Oemar mengatakan BPBD Kabupaten Probolinggo terus memantau sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Jika kebutuhan air bersih masih berlanjut, tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan bantuan air bersih secara bijak. Warga diminta memprioritaskan pemanfaatan air untuk kebutuhan pokok rumah tangga.

Penyaluran air bersih ke Desa Paras menjadi bagian dari upaya BPBD Kabupaten Probolinggo menangani persoalan kekurangan air di sejumlah wilayah. Sebelumnya, Kecamatan Tegalsiwalan juga tercatat sebagai salah satu wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih.

BPBD berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih di tengah kondisi kekeringan.