Logo

120 Regu Pelajar Ramaikan Lomba Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Reporter:,Editor:

Sabtu, 22 August 2026 03:22 UTC

120 Regu Pelajar Ramaikan Lomba Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ning Ita memberangkatkan 120 regu peserta Lomba Gerak Jalan Merah Putih di Jalan Surodinawan, Kota Mojokerto, Sabtu, 22 Agustus 2026. Foto: Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar memeriahkan Lomba Gerak Jalan Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Mojokerto, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Para peserta tidak hanya membawa semangat nasionalisme dalam kegiatan tersebut. Mereka juga menampilkan kreativitas melalui kostum yang memadukan warna Merah Putih dengan nuansa sejarah dan budaya Majapahit.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita secara langsung memberangkatkan para peserta dari Jalan Surodinawan. Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan kemudian menyusuri rute yang telah ditetapkan panitia.

Dari total 120 regu, sebanyak 67 regu berasal dari SD/MI, 31 regu dari SMP/MTs, dan 22 regu dari SMA/SMK/MA. Setiap regu menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta kreativitas selama mengikuti perlombaan.

BACA: Merdeka Run 2026 Ponorogo Diikuti 5.500 Peserta, Pelari Malaysia Ikut Ambil Bagian 

Peserta memulai perjalanan dari Jalan Surodinawan, kemudian melintasi Jalan Tribuana Tungga Dewi dan Jalan Brawijaya. Mereka selanjutnya menuju garis finis yang berada di Alun-Alun Wiraraja.

 

Gerak Jalan Jadi Sarana Penguatan Karakter Pelajar

Rangkaian kegiatan diawali penampilan Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dari SMAN 2 Kota Mojokerto. Sekolah tersebut mengusung tema “Sang Keeper Satwa” sebelum peserta kehormatan dari SLB Pertiwi Kota Mojokerto ikut diberangkatkan.

Ning Ita mengatakan, pemerintah kota tidak menjadikan lomba gerak jalan sekadar ajang untuk memperebutkan juara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menanamkan semangat kemerdekaan, kedisiplinan, kekompakan, dan kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda.

“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka terus memberikan semangat kemerdekaan di hati kita, di jiwa kita yang tentu saja harus kita tanamkan kepada anak-anak kita,” kata Ning Ita.

Menurutnya, para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan generasi yang akan melanjutkan pembangunan bangsa. Karena itu, ia menilai penguatan karakter perlu dilakukan sejak dini agar mereka memiliki bekal menghadapi tantangan pada masa mendatang.

BACA: Kenal lewat FB, Pria di Mojokerto Diduga Perkosa dan Sikat Barang Teman 

“Maka semangat Lomba Gerak Jalan kali ini kita khususkan untuk menguatkan nilai-nilai serta karakter cinta bangsa atau tanah air,” tegasnya.

Ning Ita juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan, mulai dari kepala sekolah, guru pembina, pendamping, peserta didik, hingga orang tua atau wali murid. Ia menilai proses latihan yang dijalani peserta turut membentuk kedisiplinan dan kebersamaan.

Ia kemudian meminta seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan tertib dan menunjukkan kemampuan terbaik. Ning Ita juga mengingatkan setiap regu untuk mempertahankan kekompakan serta soliditas selama mengikuti perlombaan.

“Berdisiplinlah dan berikan yang terbaik yang kalian miliki. Kekompakan harus dijaga, soliditas dalam satu tim juga harus dijaga,” pesannya.

Ning Ita meminta peserta tidak berkecil hati jika belum meraih juara. Ia menekankan bahwa pengalaman selama mengikuti gerak jalan memiliki nilai yang lebih penting karena dapat membantu membentuk karakter dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

“Ini tidak hanya lomba semata, tapi sejatinya ini adalah untuk menguatkan karakter kedisiplinan dan cinta tanah air kalian kepada Indonesia,” pungkasnya.

Perpaduan atribut Merah Putih dengan identitas Majapahit turut memperkuat nuansa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Mojokerto. Para pelajar sekaligus menunjukkan kemampuan baris-berbaris, kreativitas, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.