JATIMNET.COM, Surbaya – Penampilan gemilang Rookie Formula 1, Charles Leclerc yang bergabung dengan Ferrari membuat kubu Mercedes panas-dingin. Pemuda asal Monte Carlo itu telah menyita publik dalam dua seri yang sudah dilakoni.

Terlebih performa mesin Mercedes sendiri belum benar-benar menjanjikan. Pada seri di Bahrain International Circuit di Sakhir pekan lalu bukti sahih. Mercedes merebut gelar 1-2 setelah Leclerc mengalami masalah pada 11 lap tersisa. Pembalap berusia 21 tahun itu sempat mendominasi Grand Prix Bahrain.

Bos Mercedes, Toto Wolff tidak menampik penampilan gemilang penantang anyar itu. Dia menilai kehadiran Leclerc di balik kemudi Ferrari sebagai ancaman perebutan gelar juara tahun ini.

BACA JUGA: Alonso Prediksi Dominasi Mercedes segera Berakhir

“Kami selalu berharap dia menjadi ancaman. Saat ini dia berada di mobil yang hebat dan memiliki keterampilan serta karakter untuk menjadi pebalap sukses,” kata Wolff seperti dikutip Crash.net, Sabtu 6 April 2019.

Menurutnya ketrampilan pemuda kelahiran 16 Oktober 1997 itu sebagai tantangan bagi dua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valteri Bottas. Namun dia meyakini Hamilton maupun Bottas akan sanggup meladeni penampilan Leclerc.

Dalam diri Leclerc, menurut Wolff, semua atribut untuk menjadi juara dunia F1 telah terpenuhi. Itu tercermin saat bereaksi setelah kehilangan kemenangan perdananya di Bahrain. Wolff berkeyakinan Leclerc satu-satunya penantang gelar juara dunia.

BACA JUGA: Charles Leclerc Kecewa Gagal Menang di Bahrain

“Saya melihat seorang juara muda dalam pembuatan yang merupakan pemenang emosional. Dia memiliki kecepatan dan mesin yang cepat, dan mendapatkan semua sisi dari balap mobil,” ujar pria asal Austria itu.

Lebih lanjut Wolff menilai di balik sosok Leclerc yang kalem dan rendah hati, tersimpan ambisi besar untuk menjadi juara dunia. Dia menganggap sebagai kombinasi antara kecepatan, kepribadian, dan kemampuan mengendalikan emosi yang hebat.

“Saya tahu banyak driver berhati singa di dalamnya, seperti yang dimiliki Charles (Leclerc). Dia akan bereaksi dengan cara yang jauh lebih kontroversial,” pungkasnya.