Logo

Bocah Panjat Tiang Bendera Dapat Beasiswa Berangkat ke Jakarta

Reporter:

Sabtu, 18 August 2018 04:45 UTC

Bocah Panjat Tiang Bendera Dapat Beasiswa Berangkat ke Jakarta

Yohanis Gama Marschal Lau saat ikut upacara HUT Kemerdekaan 73 di Atambua. Istimewa.

JATIMNET.COM, Jakarta – Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan bocah berusia 14 tahun, Yohanis Gama Marschal Lau siswa SMP di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motain, Kabupaten Belu, NTT, pada Jumat, 17 Agustus 2018, kemarin.

Banyak instansi bergerak memberikan perhatian, seperti dari PLN Peduli ini memberikan apresiasi tindakan tersebut dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1).

PLN Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan. Sejak beredar video aksi dilakukan Yohanis yang memanjat tiang bendera tinggi diperkirakan 20 meter untuk memasang tali tiang yang putus sebelum pengibaran bendera.

Pihak PLN langsung mendatangi alamat rumah Yohanis dan bertemu kedua orangtuanya, yaitu Victorino Fahik Marschal dan Lorenca Gama, serta mengabarkan bahwa anaknya akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga kuliah S1. Kelak besar nanti, Yohanis bercita-cita menjadi seorang tentara.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengapresiasi tindakan Yohanis yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI. “Aksi Yohanis sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanis menjadi ‘Putra PLN’ dan akan mendapatkan beasiswa sampai dengan tingkat S1,” ungkap Ali.

Disamping itu, Yohanis, hari ini, Sabtu, 18 Agustus 2018, berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan pemerintah pusat. Pelajar Kelas VII SMPN Silawan yang akrab disapa Joni itu diberangkatkan melalui Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat Batik sekitar pukul 08.10 WITA bersama kedua orang tuanya.

Ia diantar Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Kapolda NTT Irjen Polisi Raja Erizman menuju Bandara El Tari. Selanjutnya, dia didampingi Kapolres dan Dandim Belu menuju Jakarta.

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa pada kesempatan itu memuji keberanian Yohanis memanjat tiang bendera yang talinya terputus ketika upacara berlangsung.

“Ini bukti kesetiaan dan kecintaan kepada NKRI dengan keberanian dan aksi heroiknya sehingga bendera Merah Putih dapat dikibarkan dalam upacara tersebut,” katanya di Kupang, seperti dikutip Antara, Sabtu, 18 Agustus 2018.