Logo

BNPB Kirim Helikopter Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Arjuno

Reporter:,Editor:

Minggu, 04 August 2019 03:09 UTC

BNPB Kirim Helikopter Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Arjuno

BELUM PADAM. Salah satu titik kebakaran di hutan Gunung Arjuno yang belum sepenuhnya dipadamkan. Foto: Dok.

JATIMNET.COM, Surabaya – Kebakaran di Gunung Arjuno yang belum kunjung padam dalam sepekan membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai memikirkan cara lain.

Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, Kepala BNPB Doni Monardo telah memberikan instruksi untuk menggunakan satu helikopter membantu pemadaman kebakaran di Gunung Arjuno.

Helikopter jenis RA-2274 dilaporkan sudah bertolak dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah untuk memadamkan kawasan Hutan Raya Raden Soerjo.

“Ini sebagai respon cepat dari permintaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melalui surat laporan kebakaran hutan di Tahura Raden Soerjo nomor 360/1320/208.3/2019 kepada BNPB,” ujar Agus Wibowo dalam rilis yang diterima Jatimnet.com, Sabtu 3 Agustus 2019.

BACA JUGA: Helikopter Water Bombing Jinakkan Tujuh Titik Bara Api di Gunung Arjuno

Helikopter ini melakukan pemadaman bom air dari udara, dengan air yang diambil di Waduk Selorejo. Titik yang dijangkau pada lokasi yang mendekati puncak di ketinggian sekitar 3.200 meter di atas permukaan laut.

Lokasi tersebut cukup sulit dijangkau dengan pemadaman manual. Belum lagi tidak adanya sumber air, dan kondisi angin cukup kencang.

“Seluruh personel yang masih melaksanakan aktivitas pemantauan/pemadaman ditarik ke posko, karena area lokasi yang menjadi target operasi water bombing harus steril dari petugas, pendaki, maupun masyarakat,” kata Agus Wibowo.

Sejak dioperasikan Sabtu 3 Agustus 2019, helikopter RA-2274 telah memadamkan kebakaran hutan selama tiga jam sejak pukul 10.00 hingga pukul 13.00. Tim telah memadamkan tujuh titik api setelah lima kali melakukan penyiraman air.

BACA JUGA: Penyebab Kebakaran Hutan di Jatim Perlu Dievaluasi

Hingga Sabtu 3 Agustus 2019, pukul 13.00 WIB, pemadaman dihentikan karena lokasi puncak Gunung Arjuno sudah tertutup kabut. Rencananya pemadaman kebakaran akan dilakukan hari ini di puncak Gunung Arjuno wilayah Kabupaten Mojokerto.

Hasil dari koordinasi dan assessment yang dilakukan sebelumnya diperoleh data tujuh titik api yang akan dipadamkan, antara lain titik ke pertama dengan koordinat S -7°45’49,41” E -112°35’07,73”. Titik kedua koordinat : S -7°45’52,55” E -112°35’06,68”.

Lalu titik ke tiga dengan koordinat: S -7°45’51,97” E -112°35’05,31”. Titik keempat koordinat : S -7°45’54,14” E -112°35’01,08”. Titik kelima dengan koordinat S -7°45’55,20” E -112°34’56,90”. Titik keenam dengan koordinat S -7°46’01,45” E -112°34’52,22”. Dan titik ketujuh pada koordinat S -7°45’57,08” E -112°34’39,43”.