Bersih-bersih Everest, 3 Ton Sampah dan 4 Jasad Diturunkan

Dyah Ayu Pitaloka

Sabtu, 4 Mei 2019 - 15:30

JATIMNET.COM, Surabaya – Lebih dari tiga ton sampah dikumpulkan dari Gunung Everest, dalam kegiatan bersih gunung. Selain itu, petugas juga menurunkan empat jenazah, dalam kegiatan yang berlangsung sejak 14 April di Nepal.

Informasi itu diperoleh dari The Himalayan Times. Petugas juga memperkirakan, jika mereka akan mendapatkan sekitar 11 ton sampah selama 45 hari kampanye, dikutip dari Fox News, Jumat 3 Mei 2019.

Masih tersisa sekitar 30 ton sampah di atas gunung, kata ABC.

“Tujuan kami adalah untuk mengambil sebanyak mungkin sampah dari Everest, untuk melestarikan kemurnian gunung. Everest bukan hanya puncak dari dunia, tapi juga kebanggaan kami,” kata Dandu Raj Ghimire, Direktur Pariwisata Nepal, kepada The Hindu.

BACA JUGA: Surabaya Jadi Rujukan Pengelolaan Sampah ASEAN

Departemen Pariwisata Nepal, pemerintah setempat dan kelompok pendaki gunung, bekerja bersama selama kampanye, yang menjadi agenda pertama kali mereka, kata The Himalayan Times.

“Semua di Everest, selain batu dan salju, akan dibawa pulang,” kata Tika Ram Gurung, Sekretaris Asosiasi Pendaki Gunung Nepal, kepada the Kathmandu Post. “Tujuannya adalah untuk mengirim pesan bahwa kami harus menjaga gunung bersih dari polusi,”.

Menurut ABC, 5.200 orang telah mendaki puncak Everest, dengan 775 orang berencana naik tahun ini. Dalam perjalanan itu, pendaki sering meninggalkan sampah.

Karena perjalanan yang menantang, sejumlah pendaki bertemu takdir yang lebih menyeramkan.

BACA JUGA: Seniman Surabaya Perang Melawan Sampah Lewat Mural

Everest mengklaim telah menewaskan 300 pendaki, sejak upaya penaklukan pertama dimulai di tahun 1921. Dua pertiga dari mereka terkubur dalam salju dan es Everest, kata Bbc.

Bbc juga menyebut, dengan adanya pemanasan global, jasad tersebut menjadi tersingkap kepermukaan.

“Karena pemanasan global, lapisan es mencair cepat dan jasad yang sebelumnya terkubur jadi terekspose,” kata Ang Tshering Sherpa, presiden pertama dari Asosiasi Pendaki Nepal.

Bbc juga mewawancarai pemerintah yang telah menurunkan 10 jasad dari gunung beberapa tahun terakhir, mereka mengatakan “semakin jelas lebih banyak jasad muncul sekarang,”.

BACA JUGA: Ditantang Perang Sampah Filipina, Ini Respon Kanada

Sementara itu, gunung tertinggi di Utara Amerika, Denali, juga mengalami isu serupa. Bedanya, yang terekspose adalah tinja.

Bulan lalu, dilaporkan jika Denali ditimbun sekitar 66 ton tinja, akibat es yang meleleh di beberapa abad terakhir. Proses yang dipercepat oleh perubahan iklim.

 

Baca Juga

loading...