BEI Bantu Persija Percepat Proses IPO

Rochman Arief

Senin, 11 Februari 2019 - 14:23

JATIMNET.COM, Jakarta – Rencana Persija masuk lantai bursa mendapat respon positif dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur BEI Hasan Fawzi mengatakan pihaknya menyambut baik rencana penawaran umum perdana ( initial public offering /IPO) Persija.

“Kami siap mendukung dan membantu prosesnya lebih baik. Ini menjadi pionir, pasti ada proses yang harus betul-betul dipastikan supaya mereka tidak kesulitan,” ujar Hasan, Senin 11 Februari 2019.

Menurutnya, dengan menjadi perusahaan terbuka, hal tersebut tidak hanya dapat mendorong kinerja Persija. Tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan aspek tata kelola dan akuntabilitas di mata publik.

“Apalagi untuk segmen industri Persija, yang kepemilikan dan keterikatannya dengan publik cukup tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA: Persija Juara Liga 1 Usai Kalahkan Mitra Kukar

Ia menuturkan secara umum BEI pernah membahas soal kemungkinan industri kreatif, termasuk Persija, untuk dapat masuk ke pasar modal.

“Karena ini industrinya unik. Kami sebetulnya ada pembicaraan dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) untuk katakanlah nanti akan menerbitkan semacam standar akuntansi untuk industri kreatif,” katanya.

Untuk dapat melakukan IPO, layaknya perusahaan lain yang sudah tercatat di BEI, Persija juga harus memenuhi persyaratan pencatatan saham di BEI, baik dari sisi bentuk badan hukum, masa operasional, laba usaha, aset bersih yang dapat diukur ( net tangible asset ), dan pendapat laporan keuangan audit dua tahun terakhir.

"Sekarang persyaratannya sama, tidak ada pembedaan secara khusus. Nanti apakah mereka layak katakanlah di papan utama atau pengembangan, kita lihat prosesnya," ujar Hasan.

BACA JUGA: Persebaya Kalahkan Persija 3-0

Rencana IPO Juara Liga 1 Musim 2018 ini dapat menjadi inspirasi bagi klub sepak bola lainnya atau industri kreatif lainnya.

“Di balik penggemar yang besar itu, ada value karena fanatisme pendukungnya. Secara going concern atau prospek pertumbuhan jangka panjang itu cukup menjanjikan. Tinggal tata kelola dan transparansi informasi ke publik, terutama dalam konteks kinerja keuangan harus kita benahi," kata Hasan.

Sebelumnya, Direktur Utama Persija Kokoh Afiat mengatakan Persija akan melantai di bursa saham dengan melakukan IPO sebelum akhir Desember 2019. Dengan berada di bursa saham, Persija berharap dapat menambah pundi-pundi pendapatan yang dalam beberapa tahun terakhir ini masih “merah”.

Baca Juga

loading...