Bawang Putih Impor dari Cina Tekan Harga di Pasaran

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Selasa, 14 Mei 2019 - 20:58

JATIMNET.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bawang putih impor dari Cina sudah masuk ke pasar dan telah mampu menekan harga.

"Sudah turun harganya, saya update dengan Pak Drajat (Kepala Dinas Perindustri dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur). Kalau tidak salah, harga di pasar sudah Rp 35 ribu," ujar Khofifah usai buka bersama di gedung DPRD Jawa Timur, Selasa 14 Mei 2019.

Ia mengaku, pada awal Ramadan lalu telah mengecek ke salah satu pasar di Sidoarjo, dan ternyata pasokan bawang putih impor sudah masuk sejak 12 Mei 2019. Khofifah mulanya memprediksi bawang putih impor datang pada 15 Mei 2019. Ternyata, bawang impor ini datang lebih cepat dari yang diperkirakan.  

BACA JUGA: Bawang Putih Turun Drastis di Hari Ketiga Ramadan

Saat ini, lanjut alumni Universitas Airlangga itu, di pasar yang menjadi titik pantau Badan Pusat Statistik (BPS), harganya sudah Rp 35 ribu kilogram. Bahkan di salah satu pasar di Kediri yang sempat dia datangi, harganya Rp 32 ribu per kilogram.

"Harapannya sih turun Rp 22 ribu per kilogram. Itu harapan saya. Artinya, titik normal sebelum adanya titik kelangkaan," ungkapnya.

BACA JUGA: Bawang Putih yang Bikin Perih

Sekadar diketahui, pada 10 Mei 2019 lalu, bawang putih impor masuk dengan total 115 ribu ton. Dari jumlah itu jatah untuk Jawa Timur 15 ribu ton.

Dengan masuknya bawang putih impor itu, stok di Jawa Timur mencukupi hingga tiga bulan ke depan, mengingat kebutuhan bulanan masyarakat Jawa Timur tercatat 4.960 ton.

Importir bawang putih mendatangkan barang dari Cina dengan harga Rp 26 ribu per kilogram. Pada praktiknya, bawang putih impor ini akan dijual ke pasaran di Indonesia, termasuk di Jawa Timur dengan harga Rp 30 ribu per kilogram.

Baca Juga

loading...