Selasa, 19 May 2026 09:15 UTC

Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro saat menerima penghargaan. Foto: Humas Polres Gresik
JATIMNET.COM, Gresik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik berhasil meraih Juara 1 kategori Video Rampcheck Terbaik tingkat Polres jajaran Polda Jawa Timur tahun 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Blackspot, Troublespot dan Kajian Kecelakaan Lalu Lintas 2026 yang berlangsung di Hotel Novotel Samator Surabaya.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada perwakilan Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas, yang hadir mewakili Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin.
Dalam penilaian tersebut, Polres Gresik berhasil meraih skor tertinggi, yakni 84,00. Nilai itu diperoleh dari penilaian video kegiatan rampcheck pada Operasi Lilin, Operasi Ketupat, dan Operasi Keselamatan.
BACA: Polres Gresik Janjikan Pendekatan Humanis untuk Pengamanan Hari Buruh
Capaian tersebut membuat Polres Gresik unggul atas Polres Malang yang memperoleh nilai 82,90 dan Polres Tulungagung dengan skor 79,43.
Tim penilai mengevaluasi sejumlah aspek penting dalam video rampcheck, mulai dari tahapan pemeriksaan kendaraan, ketepatan prosedur, kreativitas penyajian, kualitas visual dan audio, hingga profesionalisme tim saat pelaksanaan di lapangan.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan penghargaan itu menjadi penyemangat bagi jajarannya untuk terus meningkatkan pengawasan keselamatan kendaraan umum maupun angkutan pariwisata.
BACA: Perkuat Profesionalitas Penyidik, Polres Gresik Dalami UU KUHAP Terbaru
“Rampcheck bukan sekadar pemeriksaan administrasi dan teknis kendaraan, tetapi bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat,” ujarnya, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menambahkan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara Satlantas Polres Gresik dengan berbagai instansi terkait dalam mendukung keselamatan lalu lintas di Kabupaten Gresik.
Menurutnya, peningkatan kualitas pengawasan transportasi menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.
