Jumat, 15 May 2026 08:10 UTC

Suasana Transmart Jember di hari terakhir beroperasi, Jumat, 15 Mei 2026. Foto: Faizin
JATIMNET.COM, Jember – Transmart Jember, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jember yang dikenal sebagai kota tembakau, akhirnya resmi menutup operasinya. Melalui media sosialnya, jaringan retail milik Trans Corp (CT) ini mengumumkan mengakhiri operasionalnya pada 15 Mei 2026, sebelum resmi berhenti beroperasi pada 16 Mei 2026.
Pengumuman ini disambut beragam reaksi dari warganet. Banyak dari warganet yang terkejut, menyayangkan dan sedih atas penutupan ini. Salah satu unit usaha milik pengusaha Chairul Tanjung itu sudah hampir 8 tahun beroperasi di Jember.
Dikonfirmasi Jatimnet, Bisnis Head Transmart Jember, Wahid membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa penutupan bukan karena penghentian total aktivitas komersial di lokasi tersebut, melainkan karena area itu akan disewakan kepada pihak baru yang tetap menjalankan usaha serupa.
"Tanggal 15 Mei terakhir operasional. Transmart ditutup karena ada yang mau sewa dengan bisnis yang sama," kata Wahid saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Mei 2026.
BACA: Warung Kecil Kini Tak Lagi Benar-Benar Kecil
Di balik penutupan ini, pusat perbelanjaan tersebut bersiap memasuki fase baru. Nantinya, nama Transmart akan berganti menjadi Transmall, seiring proses penyewaan yang masih berlangsung.
"Disewakan, namanya ganti Transmall. Tenant yang mau sewa masih dalam proses," ujar Wahid.
Meski papan nama Transmart akan segera menjadi bagian dari kenangan, beberapa fasilitas utama di kawasan itu tetap bertahan. Superindo masih melayani kebutuhan pokok masyarakat, Cinema XXI tetap menjadi tujuan hiburan pecinta film, dan Trans Studio Mini (TSM) terus menghadirkan arena bermain keluarga.
"Tenant yang masih buka ada Superindo yang menyediakan keb pokok, Gedung film favorit XXI dan area permainan TSM," jelasnya.
Bagi banyak warga Jember, Transmart bukan sekadar pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang berkumpul, berbelanja, dan berekreasi sejak pertama kali hadir pada 2018. Karena itu, penutupan ini menghadirkan nuansa nostalgia tersendiri.
Wahid pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan Transmart Jember selama bertahun-tahun.
BACA: Pemkab Madiun Atur Zonasi Pasar Rakyat dan Toko Modern
"Untuk masyarakat Jember saya ucapkan terima kasih telah menjadi pelanggan setia. Mohon maaf lahir dan batin," tuturnya.
Grand Opening Transmart Jember dilakukan pada 21 Desember 2018 oleh Bupati Jember (saat itu) dr. Faida dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung. Seremoni berlangsung meriah, menandai kehadiran salah satu jaringan retail terbesar di Indonesia itu, di Jember.
Kala itu, Transmart Jember hadir dengan mengusung konsep 4 in 1. Yakni pusat perbelanjaan, kuliner, permainan anak dan keluarga serta bioskop. Beralamat di Jalan Hayam Wuruk 71, Kelurahan Sempusari, Transmart berdiri di atas lahan seluas 12.432 m2 dan dengan luas bangunan 27.008 m2. yang terdiri dari 5 lantai dan 1 basement.
Transmart ini dilengkapi dengan fasilitas tambahan berupa; Theme Park, Mini Trans Studio, restoran dan kafe serta bioskop. Lokasi tersebut termasuk salah satu titik strategis di kawasan kota Jember.
