Logo

Tomoro Coffee, Tempat Ngopi Baru di Caruban Madiun

Reporter:

Selasa, 12 May 2026 01:30 UTC

Tomoro Coffee, Tempat Ngopi Baru di Caruban Madiun

Pelepasan balon dalam peluncuran Tomoro Coffee di Caruban, Kabupaten Madiun, Senin sore, 11 Mei 2026. Foto: Nugroho

JATIMNET.COM, Madiun – Wilayah Caruban, Kabupaten Madiun semakin dilirik investor untuk pengembangan usaha. Salah salah satunya franchise atau waralaba bidang makanan dan minuman kelas global maupun nasional.

Sejak beberapa waktu terakhir, usaha ini bermunculan di daerah yang dulunya sebagai kawedanan atau pembantu bupati. Setelah Mixue atau gerai es krim maupun minuman dan Rocket Chicken restoran cepat saji, Tomoro Coffee sudah hadir di kota kecil ini.

“Ada tambahan tempat yang asyik dan keren di Caruban. Pasti akan membawa dampak yang positif bagi warga di sekitarnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Puji Rahmawati di sela peluncuran Tomoro Coffee di Caruban, Senin petang, 11 Mei 2026.

BACA: Kenapa Coffee Shop Kini Jadi Tempat Healing Anak Muda

Dengan hadirnya Tomoro Coffee, ia berharap menambah ruang kreativitas bagi warga Caruban. Apalagi, kafe itu tidak hanya menyediakan aneka jenis minuman kopi maupun makanan. Namun, lokasinya juga nyaman, tenang, dan adem.

“Anak-anak muda bisa sambil mengerjakan tugas sambil nongkrong. Bisa saja, di tempat seperti ini akan memunculkan ide-ide kreatif,” ungkap Puji.

Owner Tomoro Coffee Amin Cahyadi mengatakan bahwa segmentasi usaha itu membidik anak muda. Menurutnya, kalangan ini memiliki gaya hidup suka nongkrong untuk melepas penat.

“Ada budaya orang-orang untuk melepas penat dari tempat kerja dengan ngopi dulu sebelum pulang ke rumah,” ujarnya.

BACA: Dari Generasi ke Generasi, Warkop Cak Gondrong Setia Layani Pelanggan

Selain itu, ia melanjutkan, tempat ngopi yang representatif banyak dibutuhkan warga saat ini. Bahkan, ide-ide baru sering kali muncul dari obrolan santai dari tempat ngopi.

“Ada pergeseran life style, karena ide-ide bagus banyak muncul dari tempat ngopi. Maka, sasaran kami anak-anak muda hingga dewasa,” jelas Amin.

Oleh karena itu, Tomoro Coffee berencana menggaet beberapa komunitas di masyarakat sebagai pelanggan. Mulai dari komunitas sepeda, olah raga, zumba yang akan disediakan tempat.

Disinggung tentang nilai investasi yang ditanamkan, Amin menyebut mencapai Rp1 miliar. Nominal tersebut untuk kemitraan dengan Tomoro Coffee, pembangunan gedung, hingga sewa tempat.

“Target kami untuk bisa BEP (Break-Even Point) sampai sepuluh bulan,” katanya sembari menyebut seluruh sumber daya manusia (SDM) di Tomoro Coffee itu dari warga lokal.