Logo

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam 2026, Antisipasi Gejolak Global

Reporter:,Editor:

Rabu, 13 May 2026 11:58 UTC

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam 2026, Antisipasi Gejolak Global

Stok Pupuk Bersubsidi di Gudang Petrokimia Gresik. Foto: Petrokimia Gresik

JATIMNET.COM, Gresik – Petrokimia Gresik memperkuat stok, produksi, dan distribusi pupuk bersubsidi guna memastikan kebutuhan petani tetap terpenuhi di tengah tantangan logistik internasional.

Petrokimia Gresik menyiapkan sebanyak 219.648 ton pupuk bersubsidi untuk mendukung musim tanam 2026 sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global industri pupuk.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan perusahaan bersama Pupuk Indonesia telah menyusun langkah strategis guna menjaga stabilitas produksi serta memastikan ketersediaan pupuk bagi petani di seluruh wilayah distribusi.

Perusahaan menjalankan strategi tersebut melalui optimalisasi fasilitas produksi, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta penguatan jaringan distribusi nasional agar pupuk dapat tersalurkan tepat waktu sesuai kebutuhan petani.

“Perubahan kondisi global dan potensi gangguan logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun kami tetap berupaya menjaga produksi agar kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi,” ujar Daconi dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026. 

BACA: Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur, Antisipasi Gejolak Timur Tengah 

Sebagai langkah antisipatif, Petrokimia Gresik juga memperkuat pengadaan bahan baku melalui diversifikasi pemasok sekaligus mengamankan cadangan stok untuk kebutuhan enam hingga 12 bulan ke depan.

Per 10 Mei 2026, total stok pupuk bersubsidi yang tersedia meliputi 32.054 ton Urea, 166.324 ton NPK Phonska, 16.611 ton Petroganik, 2.720 ton ZA, serta 1.939 ton SP-36.

Daconi menegaskan seluruh stok tersebut siap disalurkan melalui jaringan distribusi resmi sesuai ketentuan pemerintah. Ia juga mengingatkan petani agar menebus pupuk bersubsidi di kios resmi guna menghindari peredaran produk palsu.

Selain penguatan stok, Petrokimia Gresik turut merasakan dampak positif dari penyederhanaan regulasi pupuk bersubsidi melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang mempercepat distribusi pupuk nasional.

BACA: PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar Awar Wujudkan Budaya K3 dalam Pengelolaan Pembangkit 

Hingga 10 Mei 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secara nasional telah mencapai 3,46 juta ton atau sekitar 35 persen dari total alokasi tahun ini. Angka tersebut meningkat 35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem distribusi pupuk nasional semakin efisien dalam menjawab kebutuhan sektor pertanian.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional demi mendukung swasembada pangan,” tutupnya.