Angkasa Pura I Gandeng Pengelola Borobudur Kembangkan Pariwisata

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Minggu, 7 April 2019 - 13:16

JATIMNET.COM Jakarta – PT Angkasa Pura I menggandeng PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (TWC) untuk mendukung operasional Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo serta pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas.

Bentuk sinergi kedua BUMN tersebut antara lain membuat materi kampanye wisata Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar), mengingat tiga daerah ini merupakan magnet utama dan destinasi prioritas dengan ikon Candi Borobudur.

“Angkasa Pura (AP) I memiliki bandara, dan di sisi lain TWC mempunyai konten wisata, sehingga kami melakukan sinergi membangun potensi bersama untuk menarik lebih banyak wisatawan," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji, Minggu 7 April 2019.

Ia menjelaskan, pola kolaborasi ini meliputi pusat informasi pariwisata (tourism information center) bersama, joint promotion road trip dan joint merchandising.

BACA JUGA: AP I Pindahkan 30 Persen Penerbangan Ke NYIA

Selain itu, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo (NYIA) memiliki beberapa branding spot potensial yang bisa dimanfaatkan TWC untuk mempromosikan wisatanya.

Sementara itu, Direktur Utama TWC Edy Setijono menjelaskan bahwa Joglosemar merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Joglosemar, kata Edy, juga merupakan destinasi favorit bagi wisatawan yang mengikuti paket wisata jalur darat Jawa-Bali dan wisawatan kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

“Namun, saat ini aksesibilitas masih menjadi kendala utama untuk mencapai target dua juta wisatawan mancanegara tahun 2019 ini,” kata Edy.

BACA JUGA: Potensi Wisata Kota Tua Kawasan Segitiga Emas Surabaya Dikaji

Namun Edy optimistis dengan beroperasinya NYIA sebagai salah satu bandara terbesar di Indonesia akan menjadi pintu masuk baru bagi wisatawan mancanegara maupun domestik untuk menjangkau wilayah Joglosemar.

Adapun proses kemajuan pembangunan NYIA sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), telah mencapai 90 persen untuk tahap operasional terminal internasional. Sedangkan untuk operasional penuh, kemajuan pembangunan telah mencapai 45 persen.

Pada pengoperasian terminal internasional, Bandara Internasional Yogyakarta akan melayani enam penerbangan internasional per hari pengalihan dari Bandara Adisutjipto.

“Rinciannya dua penerbangan dari dan ke Singapura serta empat penerbangan dari dan ke Kuala Lumpur,” kata Devy. (ant)

Baca Juga

loading...