Aksi Simpati Penembakan di Selandia Baru Masih Berlanjut

Zulkiflie

Senin, 18 Maret 2019 - 17:17

JATIMNET.COM, Surabaya – Sekitar 60 siswa-siswi SMP Muhammadiyah 11 Surabaya menggelar aksi simpatik di Jalan Raya Demak, Surabaya, Senin 18 Maret 2018. Aksi itu diselenggarakan terkait dengan penembakan secara brutal di Masjid An-Noor dan Linwood di Selandia Baru, pada Jumat 15 Maret 2019.

Aksi tersebut dibarengi dengan membentangkan poster dan spanduk yang bernada kecaman. Karena dari insiden penembakan secara brutal itu mengakibatkan puluhan jemaah meninggal dunia dan luka-luka.

Sebagai bentuk empati, puluhan siswa ini menggelar aksi teatrikal di saat lampu rambu lalu lintas atau traffic light berwarna merah. Selain itu, puluhan siswa ini juga menggelar salat gaib.

BACA JUGA: Dua WNI Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru

“Kami mengecam keras dalam penembakan brutal di Selandia Baru. Islam itu rahmatan lil ‘alamin, mengajarkan kebaikan," teriak Bintang Akbar siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 11 dalam orasinya.

Kepala SMP Muhammadiya 11 Surabaya, Arief Himawan menilai aksi yang dilakukan anak didiknya untuk melatih menyuarakan aspirasi. “Kami ingin para siswa bisa turut memperjuangkan kemanusiaan dan peduli kaum muslimin di manapun melalui aksi ini," ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memimpin doa bersama atas aksi teror yang terjadi di Selandia Baru Jumat pekan lalu. Aksi juga dibarengi dengan penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Sentani, Papua.

BACA JUGA: Ini Motif Pelaku Penembakan di Selandia Baru

Dalam pidato sambutannya, orang nomor satu di Kota Probolinggo itu mengecam aksi kekerasan yang dilakukan terhadap warga muslim di Selandia Baru, Australia.

“Harapan kami, semoga korban bencana dan aksi terror diberi ketabahan atas cobaan yang tengah dialaminya,” Kata Hadi Zainal dalam sambutannya.

Sebagai informasi, dalam penyerangan dua Masjid An Noor dan Linwood di Selandia Baru itu menewaskan 50 orang. Sementara untuk korban bencana banjir bandang, di Sentani Jayapura, Papua mencapai 70 orang meninggal dunia.

Baca Juga

loading...