Sabtu, 30 May 2026 15:46 UTC

Mobil Damkar Kabupaten Mojokerto saat terjebak di jalan kampung. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Kebakaran melanda dapur rumah milik Imron, warga Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 3 Mei 2026. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet dan menghanguskan seluruh bangunan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik. Asap tebal yang membumbung dari bagian belakang rumah menarik perhatian warga yang kemudian berupaya membantu penanganan awal sambil menunggu kedatangan petugas.
Setelah menerima laporan, personel Damkar Pos 2 Mojosari segera bergerak menuju lokasi kejadian. Namun, proses menuju titik kebakaran tidak berjalan mulus karena akses jalan menuju rumah korban cukup sempit.
Kondisi semakin menyulitkan lantaran jalur utama menuju lokasi juga tertutup tenda hajatan warga. Akibatnya, armada pemadam berukuran besar tidak dapat melintas dan menjangkau rumah yang terbakar.
BACA: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Mojokerto Hangus Terbakar
Anggota Damkar Pos 2 Mojosari, Hafiz Riyan, mengatakan petugas harus mengubah strategi agar penanganan kebakaran tetap bisa dilakukan secepat mungkin.
"Proses pemadaman sedikit mengalami hambatan karena jalan yang sempit, jadi kita pakai mobil pemadam yang kecil," kata Hafiz.
Petugas kemudian menggunakan armada pemadam berukuran kecil dan mencari jalur alternatif melalui area persawahan. Langkah tersebut diambil untuk memangkas waktu tempuh sekaligus mencegah api semakin membesar akibat keterlambatan penanganan.
"Kita sempat terhamba selama sekitar 10 menit, jadi lewat jalan pintas persawahan," tambahnya.
BACA: Dua Jam Tercebur Sumur, Seekor Kambing Berhasil Diselamatkan
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Upaya tersebut membuahkan hasil karena api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bagian rumah lainnya.
Meski tidak meludeskan seluruh bangunan, kebakaran menyebabkan area dapur mengalami kerusakan cukup parah. Hampir seluruh bagian dapur hangus akibat kobaran api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas menduga kebakaran dipicu masalah pada regulator tabung LPG yang berada di area dapur.
"Yang terbakar area dapur, hangus. Penyebabnya diduga dari regulator LPG," ujarnya.
BACA: Motor Kesayangan Tercebur ke Kolam, Pemuda di Jember Rela Jaga 2 Malam Demi Kendaraan
Sementara itu, Rangga, anak pemilik rumah, mengaku sebelum kejadian kompor sedang digunakan untuk menghangatkan nasi. Namun, aktivitas tersebut terlupakan hingga api membesar dan membakar dapur.
"Tadi manasi (memanaskan) nasi di atas kompor terus lupa akhirnya terbakar apinya melebar," katanya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Setelah memastikan seluruh titik api padam dan tidak berpotensi memicu kebakaran susulan, petugas mengakhiri proses penanganan.
"Alhamdulillah sudah padam," pungkasnya.
