Logo

Motor Kesayangan Tercebur ke Kolam, Pemuda di Jember Rela Jaga 2 Malam Demi Kendaraan

Reporter:

Rabu, 25 March 2026 10:15 UTC

Motor Kesayangan Tercebur ke Kolam, Pemuda di Jember Rela Jaga 2 Malam Demi Kendaraan

Para petugas Damkarmat Jember bersama korban usai evakuasi berhasil angkat kendaraan jatuh. Foto: Damkarmat Jember

JATIMNET.COM, Jember — Peristiwa tak biasa dialami seorang pemuda di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sepeda motor miliknya tercebur ke dalam kolam pemancingan sedalam sekitar delapan meter. Alih-alih pulang, ia justru memilih bertahan di lokasi selama dua malam demi menjaga kendaraan tersebut.

Pemuda tersebut diketahui bernama Harun (20), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Insiden terjadi di area kolam pemancingan di Jalan Karimata Gang Bukit Duri Nomor 20, Dusun Krajan Barat, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, pada Senin, 23 Maret 2026.

Kejadian bermula saat Harun bersama dua rekannya datang ke lokasi untuk memancing. Ia kemudian memarkirkan sepeda motor Honda CB berwarna merah bernomor polisi B 8791 HE di dekat bibir kolam.

BACA: Teriakan “Kebakaran” Bikin Jamaah Tarawih di Jember Berhamburan, Suasana Mendadak Panik

Namun, kondisi kontur tanah yang menurun diduga menjadi pemicu utama insiden tersebut. Posisi parkir yang terlalu dekat dengan tepi kolam membuat motor tiba-tiba tergelincir dan langsung terjun ke dalam kolam.

Motor tersebut jatuh hingga ke dasar kolam dengan kedalaman diperkirakan mencapai delapan meter. Situasi itu membuat Harun dan kedua rekannya panik.

Mereka sempat berupaya mengevakuasi motor secara mandiri. Namun, usaha tersebut gagal karena berat kendaraan serta posisi yang sulit dijangkau.

“Kami sudah coba angkat sendiri, tapi tidak kuat. Posisi motornya juga susah dijangkau,” ujar Komandan Regu C Damkarmat Mako Pemkab Jember, Syamsullah, menirukan keterangan Harun.

Kondisi semakin rumit karena saat kejadian Harun tidak membawa telepon genggam. Ia juga tidak memiliki kendaraan lain untuk mencari bantuan.

BACA: Warga Gerebek Rumah Diduga Jadi Tempat Aktivitas LGBT di Jember

Dalam situasi tersebut, Harun bersama kedua rekannya memutuskan tetap bertahan di sekitar lokasi. Mereka bahkan tidak pulang selama dua hari dan bermalam di area kolam pemancingan demi menjaga motor agar tidak hilang.

Keputusan tersebut sempat membuat warga sekitar heran. Harun terlihat mondar-mandir di sekitar kolam sejak hari pertama kejadian.

“Saya lihat anak itu mondar-mandir di sekitar kolam sejak kemarin. Ternyata motornya jatuh ke dalam. Dia sama temannya tidak pulang karena takut hilang,” ujar Suyono (42), warga setempat.

Selama dua hari tersebut, Harun dan rekannya menunggu sambil mencari cara agar motor bisa diangkat. Namun karena keterbatasan alat, upaya itu tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, atas saran warga, Harun memutuskan untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Pemerintah Kabupaten Jember.

BACA: Damkar Jember Evakuasi Motor CB Jatuh ke Kolam 8 Meter, Proses 30 Menit

Ia datang ke kantor Damkarmat pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

“Itu anak mancing, terus sepeda motor CB-nya diparkir. Mungkin terlalu minggir lalu terperosok. Informasinya kejadian sudah sejak hari Senin, dan baru hari ini datang ke kantor minta bantuan,” ungkap Syamsullah.

Ia menambahkan, korban memilih tetap berada di lokasi karena khawatir motornya hilang. Selain itu, keterbatasan komunikasi membuat korban tidak bisa segera meminta bantuan.

“Katanya takut motornya hilang, anak ini bersama teman-temannya tidak pulang. Dia juga tidak bawa HP dan tidak ada kendaraan lain. Apalagi kejadian malam hari katanya, jadi motor itu dijagain,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi dengan kontur tanah miring atau dekat dengan area berisiko.