Logo

Damkar Jember Evakuasi Motor CB Jatuh ke Kolam 8 Meter, Proses 30 Menit

Korban rela berjaga 2 malam demi jaga motor kesayangan
Reporter:

Rabu, 25 March 2026 14:30 UTC

Damkar Jember Evakuasi Motor CB Jatuh ke Kolam 8 Meter, Proses 30 Menit

Proses evakuasi motor CB yang tercebur ke dalam pemancingan ikan. Foto: Damkarmat Jember

JATIMNET.COM, Jember — Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemerintah Kabupaten Jember mengevakuasi sepeda motor yang tercebur ke dalam kolam pemancingan dengan kedalaman sekitar delapan meter.

Evakuasi dilakukan pada Rabu, 25 Maret 2026 setelah korban, seorang pemuda bernama Harun (20), melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkarmat.

Komandan Regu C Damkarmat Mako Pemkab Jember, Syamsullah, mengatakan laporan diterima langsung dari korban yang datang ke kantor setelah dua hari berusaha mengevakuasi motor secara mandiri.

“Itu anak mancing, terus sepeda motor CB-nya diparkir. Mungkin terlalu minggir lalu terperosok. Informasinya kejadian sudah sejak hari Senin, dan baru hari ini datang ke kantor minta bantuan,” ungkapnya.

BACA: ‎Kebakaran Dapur di Tegal Gede Jember, Damkar Padamkan Api dalam 1,5 Jam

Peristiwa bermula saat korban memarkir sepeda motor di area dekat kolam pemancingan di Jalan Karimata Gang Bukit Duri, Kecamatan Sumbersari. Kondisi tanah yang miring membuat kendaraan tergelincir dan jatuh ke dalam kolam.

Motor tersebut berada di dasar kolam dengan kedalaman cukup signifikan, sehingga tidak dapat diangkat secara manual tanpa peralatan khusus.

Setelah menerima laporan, tim Damkarmat langsung bergerak ke lokasi dengan menerjunkan lima personel. Mereka membawa peralatan pendukung berupa tali dan perlengkapan evakuasi lainnya.

Syamsullah menjelaskan, proses evakuasi membutuhkan teknik khusus karena posisi motor berada di dasar kolam dengan akses yang terbatas.

BACA: Ledakan Gegerkan Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona Jember, Satu Jemaah Alami Gangguan Pendengaran

Petugas harus memastikan pengikatan kendaraan dilakukan dengan aman sebelum proses pengangkatan dilakukan. Hal ini penting untuk mencegah risiko tambahan selama evakuasi berlangsung.

“Alhamdulillah akhirnya bisa dievakuasi. Prosesnya lancar, tapi memang agak lama karena posisi motor di dasar kolam, kedalamannya sekitar delapan meter. Kurang lebih setengah jam proses evakuasinya,” ujarnya.

Sebelumnya, korban diketahui sempat bertahan di lokasi selama dua malam bersama rekannya. Ia tidak pulang karena khawatir kendaraannya hilang, serta tidak memiliki alat komunikasi untuk meminta bantuan.

“Katanya takut motornya hilang, anak ini bersama teman-temannya tidak pulang. Dia juga tidak bawa HP dan tidak ada kendaraan lain,” jelas Syamsullah.

BACA: Motor Kesayangan Tercebur ke Kolam, Pemuda di Jember Rela Jaga 2 Malam Demi Kendaraan

Kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar. Selain karena tidak biasa, insiden tersebut juga menunjukkan pentingnya kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama di area dengan kontur tanah yang tidak rata.

Petugas Damkarmat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih lokasi parkir. Area dengan kemiringan tanah atau dekat dengan perairan dinilai memiliki risiko tinggi terhadap kejadian serupa.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera meminta bantuan jika menghadapi situasi darurat, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan aman.