Ada Warok dan Jathil Bagi-bagi Takjil

Gayuh Satria Wicaksono

Kamis, 9 Mei 2019 - 18:59

JATIMNET.COM, Ponorogo – Ada pemandangan berbeda di Jalan Soekarno Hatta, Ponorogo, Kamis 9 Mei 2019, sore. Sejumlah polisi tiba-tiba menghentikan beberapa pengendara motor dan mobil. Ternyata sejumlah polisi ini sedang membagikan takjil gratis kepada seluruh pengendara, baik motor maupun mobil.

Kegiatan bagi-bagi takjil ini dipimpin lansung Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso. Uniknya dalam kegiatan ini beberapa polisi berpakain ala warok Ponorogo dan penari jathil.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga yang tidak sempat berbuka di rumah. Selain itu, kami ingin bersilaturahmi dengan masyarakat,” kata Bambang Prakoso usai bagi-bagi takjil.

BACA JUGA: Ramadan, Santri Ponorogo Berselawat dan Menabuh Bedug Usai Tarawih

Dituturkan Bambang, sebanyak 20 personel dikerahkan untuk melakukan kegiatan ini. Untuk membuat suasana lebih semarak, tiga anggota polisi laki-laki berpakaian warok ditambah lima polwan berpakaian ala penari jatil khas kesenian Reog Ponorogo.

Polisi yang berpakaian warok dan jathil ini bertugas untuk membagikan takjil kepada pengendara. Sementara polisi lainnya menyiapkan takjil yang akan dibagikan. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan agar jalanan yang digunakan untuk berbagi takjil tidak macet.

“Alhamdulilah antusiasme masyarakat sangat baik terhadap kegiatan ini. Banyak masyarakat yang mengapresiasi kegiatan bagi takjil ini,” terangnya.

BACA JUGA: Tanamkan Jiwa Menabung, Kades Bringinan Bagikan 500 Kotak Tabungan

Dari pantauan Jatimnet.com, terlihat antusiasme masyarakat terhadap bagi takjil ini sangat besar. Bahkan mereka rela antre untuk mendapat takjil gratis, sehingga beberapa anggota harus kerja ekstra untuk mengatur lalu-lintas.

Salah satu warga, Sumiyati mengaku sempat kaget ketika ada polisi menghentikan motornya. Dia mengira akan ada razia surat-surat kendaraan bermotor.

“Saya tadi sempat kaget, ternayata bapak-bapak polisi ini membagikan takjil gratis. Kebetulan saya habis pulang kerja, belum sempat beli takjil untuk berbuka,” Sumiyati mengatakan kepada awak media.

Baca Juga

loading...